-
Proyek galian sebabkan keterlambatan parah di Koridor 13 Transjakarta.
-
Waktu tempuh membengkak, menyebabkan penumpukan penumpang di halte.
-
Transjakarta kerahkan puluhan bus tambahan dan rekayasa layanan.
Suara.com - Layanan Transjakarta Koridor 13 (Ciledug–Tendean) mengalami kelumpuhan pada jam sibuk sore ini, Senin (13/10/2025).
Biang keroknya adalah sebuah proyek galian di sekitar Jembatan Plawad 2 yang menyebabkan antrean panjang dan penumpukan penumpang di sejumlah halte.
Akibat penyempitan jalur, waktu tempuh bus, khususnya dari Halte Petukangan menuju Puri Beta, membengkak secara signifikan dari yang normalnya sekitar 10 menit menjadi hingga 30 menit.
Menanggapi situasi ini, PT Transjakarta menyampaikan permohonan maaf dan segera mengambil langkah-langkah taktis di lapangan.
"Transjakarta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan Koridor 13 (Ciledug–Tendean), khususnya pada jam sibuk sore hari ini," kata Kepala Departemen Humas & CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, dalam keterangannya, Senin (13/10/2025).
Langkah Taktis Transjakarta
Ayu menjelaskan, pihaknya telah melakukan sejumlah upaya cepat untuk mengurai kepadatan, antara lain memberlakukan sistem buka-tutup di Halte CSW menuju lantai 5 untuk mengatur alur pergerakan penumpang agar tidak terjadi penumpukan.
Selain itu, melakukan penambahan armada Petukangan, yakni mengerahkan 10 unit armada tambahan di jalur Petukangan mulai pukul 17.30 WIB untuk mempercepat pengangkutan penumpang.
Sedangkan untuk rute pendek CSW–Puri Beta mengoperasikan 23 unit bus pada rute pendek CSW–Puri Beta. Armada tambahan ini beroperasi sejak pukul 16.30 hingga 18.25 WIB untuk melancarkan pergerakan dari dan menuju kawasan Puri Beta.
Baca Juga: Awas Kejebak Macet! Proyek Galian Tutup Jalan Arjuna Selatan, Mobil Dialihkan ke Jalur Lain
"Langkah-langkah tersebut diambil sebagai upaya maksimal Transjakarta untuk meminimalkan dampak kemacetan di jalan raya terhadap layanan bus," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat
-
Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!
-
Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu
-
Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta
-
Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar
-
Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci
-
Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten
-
Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal
-
DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH
-
Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah