-
Video dashcam viral memperlihatkan oknum pengawal Polisi Militer diduga menyebabkan kecelakaan di Kebayoran Baru.
-
Mobil korban terpaksa berhenti mendadak karena dihadang motor patwal, hingga ditabrak motor lain dari belakang.
-
Warganet mengecam tindakan arogan petugas yang kabur dari lokasi dan menuntut etika pengawalan diperbaiki.
Suara.com - Sebuah rekaman video dari dashcam mobil kembali menghebohkan jagat maya, menyoroti dugaan arogansi yang dilakukan oleh oknum pengawal Polisi Militer (PM).
Insiden yang terjadi di Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Senin (13/10/2025) ini berujung pada kecelakaan lalu lintas yang merugikan seorang warga sipil.
Dalam video berdurasi sekitar satu menit yang diunggah oleh akun Instagram @jakartaselatan24jam, terlihat jelas detik-detik menegangkan saat sebuah mobil yang sedang melaju normal tiba-tiba dihadang oleh motor patwal PM.
Pengendara motor PM tersebut terlihat memotong jalur mobil dan memberikan isyarat agar berhenti secara mendadak, diduga untuk membuka jalan bagi sebuah mobil SUV mewah berwarna hitam berpelat merah yang dikawalnya.
Pengemudi mobil yang terkejut terpaksa melakukan pengereman darurat untuk menghindari tabrakan dengan motor patwal di depannya.
Namun nahas, sebuah sepeda motor lain yang berada tepat di belakang mobil tidak sempat mengantisipasi pengereman mendadak tersebut dan langsung menabrak bagian belakang mobil dengan keras.
"Ya Allah... Bapak!" teriak pengemudi mobil sesaat setelah benturan terjadi, menunjukkan kepanikan dan rasa frustrasinya.
Ironisnya, alih-alih berhenti untuk memeriksa kondisi dan bertanggung jawab atas insiden yang dipicunya, pengendara motor patwal PM dan rombongan mobil yang dikawal justru terus melaju.
Mereka meninggalkan lokasi kejadian seolah tidak terjadi apa-apa. Pengemudi mobil yang menjadi korban bahkan sempat berusaha mengejar oknum petugas tersebut.
Baca Juga: Video Diduga Ustaz Tendang Makanan untuk Santri Viral di Media Sosial
"Mobil gua sampai ditabrak dari belakang karena terpaksa berhenti mendadak. Gua kejar tadi tuh polisi, tapi dia lari," tulis korban dalam keterangan video yang disematkan pada rekaman tersebut.
Akibat insiden ini, mobil korban mengalami kerusakan yang cukup parah di bagian bumper belakang, seperti yang terlihat pada foto yang diunggah di akhir video.
Terlihat bekas goresan dan penyok akibat hantaman sepeda motor. Pengemudi mobil meluapkan kekesalannya terhadap tindakan semena-mena tersebut.
"Tolong yaaa bapak-bapak polisi militer yang suka kawal-kawal. Perhatikan jalan dong, jangan asal motong dan suruh orang berhenti mendadak. Jadinya tabrakan," tulisnya.
Video ini dengan cepat memicu kemarahan publik. Warganet ramai-ramai mengecam tindakan oknum patwal yang dinilai arogan, membahayakan pengguna jalan lain, dan lari dari tanggung jawab.
Kejadian ini kembali membuka perdebatan panas mengenai urgensi dan etika pengawalan di jalan raya yang sering kali mengorbankan kepentingan dan keselamatan masyarakat umum.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait mengenai insiden tersebut.
Berita Terkait
-
Video Diduga Ustaz Tendang Makanan untuk Santri Viral di Media Sosial
-
Profil Dhenida Chairunnisa, Ketua Komisi III DPRD Gorut Viral Diduga Mengejek Orator Demo
-
Pendiri NU Alumni Al Khoziny, Gus Miftah Cibir DPR yang Mau Cabut Izin Ponpes
-
Fenomena Santri Ikut Ngecor Jadi Sorotan, Gus Miftah: Itu Bukan Nguli tapi Cari Berkah
-
ART Tak Digaji 3 Bulan Nekat Curi Sembako Majikan, Videonya Tuai Pro dan Kontra
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Spanyol vs Argentina: 6 Faktor Penentu Juara Piala Dunia 2026
-
Mitra Grab Sambut Positif Skema Komisi 8 Persen, Sebut Tak Ada Lagi Potongan Tambahan
-
Korban Tewas Kecelakaan Sibolangit Dibawa ke RS Adam Malik, Kondisi Mengenaskan
-
Dengue Rugikan Indonesia Rp9 Triliun di 2024: Mengapa 3M Saja Tidak Lagi Cukup?
-
Penantian 18 Tahun Terbayar, 5 Ribu Penggemar 'Karaoke Massal' di Konser Peterpan Malaysia
-
6 Korban Kecelakaan Sibolangit Dirawat di RS Adam Malik, 1 Anak Luka Serius
-
Kisah Foto Ikonik Messi dan Bayi Lamine Yamal, Berujung Duel di Final Piala Dunia 2026
-
Bantargebang Berbenah, Sampah Warga Tetap Diangkut
-
Evakuasi Dramatis Satu Jam Pekerja Pabrik Marmer di Gresik yang Tewas Tertimpa Reruntuhan
-
Dedi Mulyadi Sambut Baik Putusan PTUN, Sebut PLK Lembaga Tidak Sah