-
Survei: 83,5 persen masyarakat puas kinerja satu tahun Presiden Prabowo.
-
Keberhasilan program jadi alasan utama kepuasan publik pada menteri.
-
Purbaya, Bahlil, AHY jadi menteri paling dikenal publik.
Suara.com - Selama satu tahun memimpin Indonesia, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden RI Prabowo Subianto mencapai angka yang signifikan.
Berdasarkan survei terbaru dari lembaga survei Index Politica menunjukkan bahwa 83,5 persen masyarakat puas dengan Kepemimpinan Presiden Prabowo dan jajaran Kabinet Merah Putih.
"Data ini menunjukkan tingkat kepuasan publik yang sangat tinggi terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo dan eksposur positif di media massa yang sangat kuat dan positif," ujar Direktur Riset Index Politica, Fadhly Alimin Hasyim dalam keterangannya, Rabu (15/10/2025).
Tingginya kepuasan tersebut sejalan dengan tingginya atensi publik.
Sebanyak 90,8 persen responden mengaku mengetahui berbagai kegiatan dan kebijakan Presiden Prabowo melalui pemberitaan di media massa dan media sosial.
Kinerja para menteri juga mendapat sorotan luas. Survei mencatat 87,5 persen responden mengetahui aktivitas dan kebijakan para pembantu presiden.
Faktor utama yang membuat publik puas, yakni keberhasilan program 41,5 persen, diikuti citra yang ramah dan santun 17,5 persen.
Sementara beberapa menteri yang paling dikenal publik antara lain Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa dengan program stimulus Rp200 Triliun, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dengan program Biodiesel 45, dan Mentan Andi Amran Sulaiman dengan program swasembada beras.
"Temuan ini menjadi refleksi satu tahun perjalanan pemerintahan Kabinet Merah Putih di bawah Kepemimpinan Presiden Prabowo dan Wapres Gibran," ujar Fadhly.
Baca Juga: Prabowo Hadiri KTT Perdamaian Gaza di Mesir, Waka MPR: Beliau Pemimpin Dunia yang Diperhitungkan
Survei ini digelar pada 1-10 Oktober 2025 dengan 1.600 responden di 27 provinsi, menggunakan metode multistage random sampling.
Margin of error survei sebesar +/- 3 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Predator Berkedok Jas Almamater: Mengapa Kampus Elite Gagal Melindungi Korban Kekerasan Seksual?
-
Lahan Sengketa di Tanah Abang, Ahli Waris Pakai Verponding Lawan Kementerian PKP
-
Perkuat Pengawasan Orang Asing di Bali, Imigrasi Kukuhkan Satgas Patroli Dharma Dewata
-
Jenderal Pakistan ke Teheran, Negosiasi AS dan Iran Berpotensi Berlanjut
-
Tragis! Gagal Salip Bus, Pemotor di Jakarta Barat Tewas Terlindas di Flyover Pesing
-
Zulhas Pastikan Stok Beras Aman hingga 2027 Meski Ada Ancaman El Nino Godzilla
-
Respons Arahan Presiden, BGN Segera Operasikan 900 SPPG untuk Jangkau Daerah Terpencil
-
Tentara Angkatan Laut Bunuh Istri Sendiri, Mayatnya Disimpan di Kulkas
-
Harga Plastik Melejit, Zulhas Dorong Transisi ke Kemasan Ramah Lingkungan
-
Iran Sebut Blokade AS di Selat Hormuz Bisa Ganggu Gencatan Senjata