- Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan penting dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih Minggu malam.
- Presiden memutuskan beberapa stimulus ekonomi baru yang akan segera dieksekusi mulai pekan ini.
- Fokus utama pertemuan tersebut adalah stabilitas sistem keuangan nasional, termasuk implementasi kebijakan baru terkait pengelolaan Devisa Hasil Ekspor (DHE).
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan penting dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Gubernur Bank Indonesia (BI), dan jajaran pimpinan TNI-Polri di kediaman pribadinya di Kertanegara, Jakarta Selatan, pada Minggu (12/10/2025) malam. Dalam pertemuan tersebut, diputuskan beberapa stimulus ekonomi baru yang akan segera dieksekusi mulai pekan ini.
Sekretaris Kabinet, Letkol Teddy Indra Wijaya, melalui akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet, mengungkapkan bahwa Presiden telah menentukan beberapa stimulus ekonomi yang akan segera dilaksanakan.
Selain itu, fokus utama pertemuan tersebut adalah stabilitas sistem keuangan nasional, termasuk implementasi kebijakan baru terkait pengelolaan Devisa Hasil Ekspor (DHE).
Dalam unggahan tersebut, Teddy juga menyampaikan optimisme Presiden Prabowo bahwa kondisi ekonomi akan membaik, didorong oleh program-program prioritas seperti:
- Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang telah membangun lebih dari 11.000 dapur.
- Pembangunan 350.000 rumah subsidi yang sedang berjalan.
- Pembukaan lahan pertanian dan program strategis lainnya.
Di tempat terpisah, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menyebut pertemuan ini sebagai agenda rutin yang digelar Presiden untuk mengevaluasi pelaksanaan program pemerintah.
"Malam hari ini sebenarnya pertemuan rutin sebagaimana setiap minggu... Setiap waktu kosong Bapak Presiden kemudian memanggil para Menteri," ujar Prasetyo usai pertemuan.
Ia juga mengonfirmasi bahwa salah satu pembahasan utama adalah mengenai implementasi Peraturan Pemerintah yang baru mengenai DHE.
"Salah satunya mengenai sistem keuangan dan sistem perbankan kita. Termasuk tadi membahas mengenai hasil dari Peraturan Pemerintah yang kita keluarkan berkenaan dengan masalah devisa hasil ekspor," kata Prasetyo.
Baca Juga: Indonesia Siap Kirim 20 Ribu Pasukan ke Gaza, Prabowo Minta TNI Bersiap
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta
-
Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi
-
Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil
-
Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili
-
Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas
-
Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi
-
Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon
-
Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah
-
Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang
-
Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru