Lebih dari itu, 70 persen responden merasa terhubung secara emosional dengan merek yang mampu meningkatkan suasana hati mereka. Meski anggaran terbatas, mereka tetap menyisihkan sebagian penghasilan untuk bentuk “mental therapy” seperti hobi, hiburan, atau me-time. Sebanyak 61 persen bahkan mengaku rutin memberi hadiah kecil untuk diri sendiri—cara sederhana untuk menjaga kewarasan dan kebahagiaan di masa yang penuh ketidakpastian.
Hasil penelitian ini menggambarkan lahirnya sosok baru di tengah masyarakat Indonesia The Grown Up Middle, yaitu kelas menengah yang tumbuh lebih matang, bijak, dan realistis. Mereka belajar bahwa dalam ketidakpastian, kekuatan terbesar justru datang dari dalam diri sendiri.
Kini, martabat dan harga diri menjadi nilai utama, sementara kestabilan hidup menjadi prioritas tertinggi. Status sosial tak lagi menjadi ukuran utama kesuksesan, melainkan kemampuan menjaga keseimbangan emosional dan daya tahan menghadapi perubahan.
Bagi pelaku industri, temuan ini menjadi sinyal penting: pendekatan terhadap kelas menengah perlu bergeser. Mereka tak lagi mencari aspirasi besar yang menjulang tinggi, melainkan rasa aman dan stabilitas yang nyata. Brand yang mampu hadir tulus dalam keseharian, memahami keresahan, dan menawarkan ketenangan akan menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup kelas menengah Indonesia hari ini.***
Berita Terkait
-
Angka Pengangguran di Jakarta Tembus 330 Ribu Orang, BPS Klaim Menurun, Benarkah?
-
Korban PHK Masih Sumbang Ratusan Ribu Pengangguran! Industri Pengolahan Paling Parah
-
Cuma Mampu Kurangi Pengangguran 4.000 Orang, BPS Rilis Data yang Bikin Kening Prabowo Berkerut
-
Pengeluaran Riil Orang RI Hanya Rp12,8 Juta Per Tahun
-
Ramalan Menkeu Purbaya Jitu, Ekonomi Kuartal III 2025 Melambat Hanya 5,04 Persen
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Turki Usulkan Gencatan Senjata Sementara di Timur Tengah, Dorong Negosiasi Damai
-
Pramono Anung Resmi Terapkan WFA ASN Usai Lebaran, Presensi Daring Wajib Tanpa Bolos
-
Rudal Kiamat Iran Hantam Israel Pagi Ini, Ledakan Dahsyat Guncang Yerusalem
-
Ngaku Mau Damai, Donald Trump Masih Mau Iran Ganti Rezim
-
Donald Trump Bohong, Iran: Yang Mulai Perang kan Amerika Serikat
-
Gencatan Senjata Perang AS-Iran, Donald Trump Mendadak Tunda Serangan 5 Hari
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius