- Acara penyerahan Bansos berlangsung usai upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional 2025 di halaman kantor Bupati Belitung.
- Pemberian penghargaan ini merupakan agenda rutin setiap tahun.
- Dari 12 penerima, dua di antaranya adalah veteran langsung, yaitu Bapak Wiyono dan Bapak Hasanudin.
Suara.com - Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional 2025, Pemerintah Kabupaten Belitung kembali menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan bantuan sosial uang tunai kepada 12 veteran dan janda veteran yang telah berjasa besar bagi bangsa.
Acara penyerahan yang penuh makna ini berlangsung usai upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional 2025 di halaman kantor Bupati Belitung.
Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, menyerahkan langsung bantuan sebesar Rp2,5 juta per orang kepada para pahlawan dan keluarga mereka.
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPPA) Kabupaten Belitung, Kasimin, menjelaskan bahwa pemberian penghargaan ini merupakan agenda rutin tahunan.
"Pemberian penghargaan ini merupakan agenda rutin setiap tahun," tegasnya di Tanjungpandan, Senin (10/11/2025).
Dari 12 penerima, dua di antaranya adalah veteran langsung, yaitu Bapak Wiyono dan Bapak Hasanudin.
"Untuk veteran ada dua orang yakni bapak Wiyono dan bapak Hasanudin, cuma posisi bapak Hasanudin masih di Palembang," tambah Kasimin.
Kasimin juga mengajak seluruh masyarakat Belitung untuk senantiasa mengenang dan menghargai jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia dengan gigih.
"Karena saat ini kita posisinya menikmati hasil kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan bangsa terdahulu," ujarnya.
Baca Juga: Disebut 'Janda Sesat' dan Didoakan Mati, Marshanda Curhat Pernah Tinggal di Ruko
Ia berharap, meskipun nilai bantuannya tidak terlalu besar, uang tunai tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan keluarga para veteran. (Antara)
Berita Terkait
-
Kampus Sebagai Ruang Kritik: UPNVJ Bedah Teori Kritis dan Ideologi Media
-
Riset Lintas Negara UPNVJ-Rumah Hamka Malaysia: Menelusuri Jejak Bahasa Diaspora Indonesia
-
Asri Welas Blak-blakan Soal Didekati Musisi dan Pejabat Setelah Menjanda
-
Kronologi Kapolsek di Kendal Digerebek Warga, Warga Rekam Barang Bukti Video
-
Disebut 'Janda Sesat' dan Didoakan Mati, Marshanda Curhat Pernah Tinggal di Ruko
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Ngeri! Calon Saksi di PN Jakarta Barat Dikejar dan Dianiaya, Videonya Viral di Medsos!
-
Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU
-
Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!
-
Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!
-
Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!
-
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai