- Mendagri Tito Karnavian menerima penghargaan “Distinguished Leadership in Home Affairs”
- Tito mengungkapkan bahwa tantangan terbesarnya adalah mengelola 514 pemerintah daerah (provinsi/kabupaten/kota) di Indonesia yang memiliki karakter dan kapasitas sangat beragam
- Menurut Tito, keberhasilan Indonesia secara keseluruhan sangat ditentukan oleh kinerja optimal di setiap daerah, sehingga pembinaan Pemda menjadi tugas vital dan prioritas Kemendagri
Suara.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam mengawal stabilitas pemerintahan dari pusat hingga daerah mendapat pengakuan. Tito dianugerahi penghargaan “Distinguished Leadership in Home Affairs” dalam ajang Indonesia Kita Award yang digelar Garuda TV, Senin (10/11/2025) malam.
Penghargaan yang diserahkan langsung oleh Direktur Utama Garuda TV, Fahmi Muhamad Anwari, ini menjadi apresiasi atas dedikasi Tito dalam memperkuat tata kelola pemerintahan, mendorong digitalisasi, dan menjaga sinergi krusial antara pusat dan daerah.
Menerima penghargaan tersebut, Tito Karnavian secara terbuka membeberkan tantangan luar biasa yang dihadapinya sebagai nahkoda Kementerian Dalam Negeri. Ia menyebut Indonesia sebagai salah satu negara dengan tingkat kompleksitas tertinggi di dunia.
“Negara kita adalah salah satu yang paling kompleks di dunia. Kepulauan terbesar di dunia, dengan 38 provinsi, 416 kabupaten, dan 98 kota. Belum lagi urusan DPRD, jadi ini cukup kompleks,” ujar Tito dalam keterangan resminya, Selasa (11/11).
Mantan Kapolri ini menjelaskan bahwa setiap daerah memiliki karakter, kapasitas, dan kualitas tata kelola yang berbeda-beda. Hal ini menuntut pendekatan pembinaan yang tidak bisa disamaratakan.
“Ada yang bagus, ada yang setengah bagus. Tetapi, ini adalah tugas Kementerian Dalam Negeri untuk melakukan pembinaan agar pemerintahan di daerah bisa berjalan secara optimal,” tambahnya.
Bagi Tito, keberhasilan pembangunan nasional sangat bergantung pada denyut nadi kinerja di setiap daerah. Ia menegaskan bahwa kemajuan satu wilayah memiliki dampak langsung terhadap pencapaian target-target nasional. Inilah yang menjadi landasan mengapa pembinaan Pemda menjadi prioritas utamanya sejak menjabat.
“Satu daerah itu sangat menentukan keberhasilan Indonesia. Karena itu, pembinaan terhadap Pemda menjadi tugas penting Kemendagri,” tegasnya.
Ajang Indonesia Kita Award sendiri turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, seperti Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla, Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), serta beberapa kepala daerah, yang semakin mengukuhkan signifikansi penghargaan yang diterima Tito Karnavian.
Baca Juga: Prabowo Kukuhkan Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Jadi Ketua
Berita Terkait
-
Prabowo Kukuhkan Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Jadi Ketua
-
Gubernur Riau Jadi Tersangka KPK! Kemendagri Siapkan Pengganti Sementara
-
Inflasi YoY Oktober 2,86 Persen, Mendagri: Masih Aman & Menyenangkan Produsen maupun Konsumen
-
Tito Karnavian: Rp210 T untuk Hidupkan Ekonomi Desa Lewat Kopdeskel Merah Putih
-
Makna Arahan Mendagri Tito Karnavian Soal Dukungan Pemda Terhadap PSN
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Bupati Langkat Diduga Terima Suap Rp 800 Juta untuk Proyek di Disdik dan Disperkim
-
KPK Tetapkan Bupati Langkat dan Anggota Tim Suksesnya Jadi Tersangka Usai OTT
-
Dalam Open House, Gubernur DKI Jakarta Janji Carikan Lahan Tambahan untuk Sekolah Rakyat
-
Teringat Masa Lalu, Gubernur DKI Jakarta Terharu Saat Hadiri Open House Sekolah Rakyat
-
Jelang MPLS, Gus Ipul Ingatkan Kepala Sekolah Rakyat Siap Hadapi Fase Krusial
-
Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
-
Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik
-
Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan
-
Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia
-
Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil