- Seorang pegawai bandara menipu calon pilot dengan modus lowongan kerja.
- Total kerugian para korban penipuan mencapai Rp 1,3 miliar.
- Pelaku kini telah ditangkap dan dijerat pasal penipuan.
Suara.com - Janji manis untuk menerbangkan mimpi menjadi seorang pilot, berubah menjadi mimpi buruk bagi sejumlah korban, setelah seorang pegawai di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, terungkap sebagai otak penipuan berkedok lowongan kerja.
Pelaku yang diidentifikasi berinisial RTI, kini telah diamankan pihak kepolisian setelah aksinya merugikan para korban dengan total nilai fantastis mencapai Rp 1,3 miliar.
Kasus ini terbongkar setelah beberapa korban melaporkan dugaan penipuan yang mereka alami.
Pihak kepolisian bergerak cepat dan berhasil menangkap RTI, yang memanfaatkan statusnya sebagai pegawai di lingkungan bandara untuk meyakinkan para calon korban.
"Tersangka RTI menipu sejumlah korban dengan modus lowongan kerja sebagai pilot. Nilai kerugian para korban mencapai Rp 1,3 miliar," kata Kasat Reskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta Kompol Yandri Mono, dalam keterangannya, Senin (17/11/2025).
Menurut Yandri, laporan yang masuk hingga saat ini berasal dari tiga orang korban dengan rincian kerugian yang bervariasi, menunjukkan betapa masifnya dampak dari aksi penipuan ini.
Pihak berwenang meyakini jumlah korban sesungguhnya kemungkinan lebih banyak dari yang telah melapor.
"Jumlah yang dimintakan pelaku ke korban variatif. Ada yang diminta Rp 35 juta, Rp 550 juta, ada juga yang sampai Rp 800 juta," kata dia.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, motif pelaku terbilang klasik. Desakan kebutuhan ekonomi diduga menjadi pendorong utama RTI nekat melakukan tindak pidana ini.
Baca Juga: Apes! Niat Cari Kerja di Cikarang, Uang Ludes dan KTP Malah Dipakai Pelaku Buat Utang Pinjol
Namun, polisi tidak berhenti sampai di situ dan akan terus mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap semua fakta di balik kasus ini.
"Soal ini, kami masih melakukan pendalaman dan mengembangkan penyidikannya. Kami rasa, jumlah korban bakal terus bertambah," kata dia lagi.
Bagaimana RTI menipu?
Kanit 3 Satreskrim Polres Bandara Soekarno Hatta, Ipda Astono, membeberkan secara rinci bagaimana RTI menjalankan modus operandinya.
Salah satu kronologi bermula pada Minggu, 15 September 2024, ketika korban berinisial ENA berupaya mencari informasi lowongan pekerjaan sebagai pilot.
Melalui seorang rekan bernama B, ENA mendapatkan nomor kontak RTI. Tanpa menaruh curiga, korban pun langsung menghubungi pelaku untuk menanyakan peluang kerja yang didengarnya.
Tag
Berita Terkait
-
Apes! Niat Cari Kerja di Cikarang, Uang Ludes dan KTP Malah Dipakai Pelaku Buat Utang Pinjol
-
Marak Penipuan Lowongan Kerja Lewat Whatsapp, Begini Ciri-Cirinya
-
Waspada! Satgas PASTI Blokir BBH Indonesia, Penipuan Berkedok Lowongan Kerja Paruh Waktu
-
Jangan Terkecoh, Ini Ciri-ciri Penipuan Lowongan Kerja Luar Negeri
-
7 Cara Cerdas Menghindari Penipuan saat Mencari Lowongan Kerja
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Pendidikan Tak Boleh Terputus Bencana, Rektor IPB Pastikan Mahasiswa Korban Banjir Bisa Bebas UKT
-
42 Ribu Rumah Hilang, Bupati Aceh Tamiang Minta BLT hingga Bantuan Pangan ke Presiden Prabowo
-
Tanggul Belum Diperbaiki, Kampung Raja Aceh Tamiang Kembali Terendam Banjir
-
Prabowo Setujui Satgas Kuala! Anggarkan Rp60 Triliun untuk Keruk Sungai dari Laut
-
Tawuran Awali Tahun Baru di Jakarta, Pengamat Sebut Solusi Pemprov DKI Hanya Sentuh Permukaan
-
Tiket Museum Nasional Naik Drastis, Pengamat: Edukasi Jangan Dijadikan Bisnis!
-
Timbunan Sampah Malam Tahun Baru Jogja Capai 30 Ton, Didominasi Alas Plastik dan Gelas Minuman
-
Nasib Pedagang BKT: Tolak Setoran Preman, Babak Belur Dihajar 'Eksekutor'
-
Ragunan 'Meledak' di Tahun Baru, Pengunjung Tembus 113 Ribu Orang Sehari
-
KUHP Baru Berlaku Besok, YLBHI Minta Perppu Diterbitkan Sampai Aturan Turunan Lengkap