- Ibu kandung Alvaro, Arumi, tiba di Jakarta pada Senin (24/11/2025) untuk tes DNA di RS Polri Kramat Jati.
- Tes DNA diperlukan untuk mengidentifikasi kerangka manusia yang ditemukan di Bogor, diduga kuat milik Alvaro.
- Polisi juga akan meminta sampel DNA ayah kandung Alvaro yang saat ini sedang menjalani masa tahanan di Lapas Cipinang.
Suara.com - Arumi, ibu kandung Alvaro Kiano Nugroho (6), tiba di Jakarta untuk menjalani tes DNA di RS Polri Kramat Jati pada Senin (24/11/2025). Tes ini dibutuhkan untuk mengidentifikasi kerangka manusia yang ditemukan di Bogor dan diduga kuat merupakan Alvaro, bocah 6 tahun yang hilang delapan bulan lalu.
Nenek Alvaro, Sayem (53) mengatakan putrinya yang selama ini berkerja di luar negeri, terbang dari Medan pagi tadi. Setibanya di Jakarta, Arumi langsung dijemput pihak kepolisian untuk dibawa ke RS Polri.
“Anak saya, tadi pagi jam 8 sudah terbang dari Medan. Terus nanti dari Medan itu, dari bandara kan yang jemput kepolisian. Langsung dibawa ke Rumah Sakit Kramat Jati,” ujar Sayem kepada wartawan, Senin (24/11/2025).
Penjelasan Sayem hadir di tengah penyelidikan yang terus berjalan setelah polisi menemukan kerangka manusia di kawasan Bogor. Kerangka itu diduga milik Alvaro, namun identitasnya belum dapat dipastikan.
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicholas Ary Lilipaly mengatakan, selain Arumi tim dokter juga akan meminta sampel DNA ayah kandung Alvaro yang kekinian sedang menjalani masa tahanan di Lapas Cipinang atas kasus narkoba.
Lilipaly menjelaskan, tes DNA dari pihak keluarga, termasuk Arumi, menjadi langkah penting untuk memastikan kecocokan dan menyimpulkan apakah kerangka tersebut benar-benar jasad Alvaro.
“Baru diketemukan kerangka manusia yang diduga merupakan Alvaro. Tapi kita butuh kepastiannya dulu melalui pengecekan DNA dan pemeriksaan Labfor ya,” jelas Lilipaly.
Ayah Tiri Tewas di Tahanan
Sementara itu, penyelidikan semakin rumit setelah Alex Iskandar—ayah tiri Alvaro—dikabarkan bunuh diri di tahanan Polres Metro Jakarta Selatan tak lama setelah ditangkap. Kabar tersebut diungkapkan kakek Alvaro, Tugimin (71).
Baca Juga: Fakta-fakta Horor 8 Bulan Alvaro Kiano: Ditemukan Jadi Kerangka, Ayah Tiri Bunuh Diri di Sel Polisi
“Pelakunya sendiri ternyata adalah ayah tirinya. Bahkan sekarang sudah bunuh diri itu, meninggal di Polres Jakarta Selatan,” ungkap Tugimin.
Namun hingga kini polisi belum memberikan keterangan resmi mengenai kabar tewasnya Alex. Lilipaly hanya menyebut penjelasan lengkap akan disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto.
Sebagaimana diketahui, Alvaro terakhir terlihat pada Maret 2025 setelah pamit salat Magrib di masjid dekat rumahnya di Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Minimnya CCTV sempat membuat penyidik kesulitan menelusuri pergerakan bocah itu.
Dengan ibu kandung kini hadir untuk pemeriksaan DNA, keluarga berharap kepastian nasib Alvaro segera terjawab setelah delapan bulan penantian panjang.
Berita Terkait
-
Fakta-fakta Horor 8 Bulan Alvaro Kiano: Ditemukan Jadi Kerangka, Ayah Tiri Bunuh Diri di Sel Polisi
-
Fakta Baru Pembunuhan Bocah Alvaro: Suara Ayah Tiri Dikenali Marbot, Ancaman Maut di Balik Tragedi
-
Delapan Bulan Hilang, Kebenaran tentang Alvaro Kini Menunggu Hasil Tes DNA
-
Ayah Tiri Pembunuh Bocah 6 Tahun Akhiri Hidup di Penjara, Ini Kronologi Kasus Alvaro Pesanggrahan
-
Diungkap Kakek, Ayah Tiri Terduga Penculik Alvaro Tewas Bunuh Diri di Polres Jaksel Usai Ditangkap!
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Siasat Busuk Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Bela Mafia CPO Terbongkar, Kini Resmi Masuk Bui!
-
Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan
-
Renduk Pemulihan Pascabencana Himpun 11.512 Kegiatan, Ini Skala Prioritasnya
-
Standardisasi Kemasan Rokok, Kebijakan Kesehatan atau Ancaman Ekonomi Rakyat?
-
Tak Pandang Bulu! Bareskrim Akui Anggota Polisi Berinisial AFH Terseret Kasus Narkoba B Fashion
-
Sambil Terisak, Megawati Tegaskan Indonesia Haramkan Hubungan Diplomatik dengan Israel
-
Uang Negara Menguap Triliunan! Kejagung Didesak Bongkar Mafia di Balik Investasi Telkomsel ke GoTo
-
Geger! Kafe AfterHour di Poins Square Hangus Dilalap Sijago Merah, Satu Karyawan Jadi Korban
-
Teka-teki 9 Kotak Jam Mewah Fadia Arafiq, KPK Buru Sisa Rolex yang 'Hilang' dari Wadahnya
-
Waspada Lewat S. Parman! Begal Modus Polisi Gadungan Gentayangan, Tuduh Korban Bawa Narkoba