- Pelaku penculikan dan pembunuhan Alvaro Kiano Nugroho (6) adalah Alex, ayah tiri korban, terungkap melalui kesaksian marbot masjid.
- Marbot Masjid Jami Al-Muflihun mengidentifikasi suara Alex saat pra-rekonstruksi sebagai suara pria misterius menjemput korban.
- Alex mengancam ibu korban untuk pulang dari kontrak kerjanya sebelum berakhir, diduga memicu tindakan keji tersebut.
Suara.com - Tabir misteri di balik penculikan dan pembunuhan sadis Alvaro Kiano Nugroho (6) akhirnya tersingkap. Sosok Alex, ayah tiri korban, ditetapkan sebagai pelaku utama berkat sebuah kesaksian krusial dari seorang marbot masjid yang mengenali suaranya saat detik-detik penculikan.
Fakta mengejutkan ini diungkap oleh nenek Alvaro, Sayem (53), yang menceritakan bagaimana polisi berhasil mengunci pelaku. Menurutnya, kesaksian marbot Masjid Jami Al-Muflihun, lokasi hilangnya Alvaro, menjadi titik terang dalam penyelidikan yang buntu.
Dalam sebuah pra-rekonstruksi yang digelar di masjid tersebut, polisi membawa serta Alex untuk menguji keterangan saksi. Di sinilah peran sang marbot menjadi penentu.
"Itu Alex (pelaku) sudah dibawa ke situ. Terus si marbot, 'Sudah pak kalau gak kenal sama orangnya, suaranya saja,' katanya.
Terus si Alex itu dipanggil sama polisi suruh ngomong gitu," ungkap Sayem dikutip, Senin (24/11/2025).
Polisi kemudian meminta Alex untuk mereka ulang adegan percakapan singkat yang terjadi dengan marbot pada malam penculikan. Tanpa disadari Alex, suaranya direkam dalam ingatan sang marbot.
“Pak, nyari siapa?” kata Sayem, menirukan adegan yang diceritakan kembali kepadanya.
“Nyari anak saya."
"Namanya siapa?"
Baca Juga: Delapan Bulan Hilang, Kebenaran tentang Alvaro Kini Menunggu Hasil Tes DNA
"Namanya Alvaro."
"Noh, ada noh di atas. Lagi mainan tuh."
Seketika, marbot tersebut langsung mengonfirmasi kecurigaannya. Menurut Sayem, marbot itu yakin seyakin-yakinnya bahwa suara Alex adalah suara pria misterius yang menjemput Alvaro pada 6 Maret lalu.
Pria itu kemudian naik ke lantai dua masjid, tempat Alvaro bermain, dan setelah itu sang bocah tak pernah terlihat lagi.
"Masuk yang lewat dalem. Keluarnya enggak tahu. Begitu didengar suaranya Alex, 'Ya, ini suaranya'. Pas begitu ngelihat ke belakang, pas ada si Alex di situ," tambah Sayem.
Ancaman di Balik Pernikahan
Berita Terkait
-
Delapan Bulan Hilang, Kebenaran tentang Alvaro Kini Menunggu Hasil Tes DNA
-
Ayah Tiri Pembunuh Bocah 6 Tahun Akhiri Hidup di Penjara, Ini Kronologi Kasus Alvaro Pesanggrahan
-
Diungkap Kakek, Ayah Tiri Terduga Penculik Alvaro Tewas Bunuh Diri di Polres Jaksel Usai Ditangkap!
-
Akhir Tragis Pencarian Alvaro Kiano Nugroho: Ditemukan Tewas, Polisi Amankan Pelaku
-
Polisi Periksa Kerangka Diduga Alvaro, Ayah Tiri Ditangkap sebagai Terduga Pelaku!
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
Trump Dikabarkan Kirim Operasi Khusus Militer AS untuk 'Caplok' Greenland
-
Wanti-wanti Peneliti UGM Soal Superflu, Tetap Bisa Fatal Bagi yang Rentan
-
Tersangka Korupsi Kini 'Dilindungi' dari Konferensi Penetapan KPK Imbas KUHAP Baru
-
Kronologi Suap Pajak KPP Madya Jakut: Diskon Rp59 M Dibarter Fee Miliaran Berujung OTT KPK
-
Cuaca Hari Ini: Hujan Terjadi Hampir di Berbagai daerah dari Banten Sampai Yogyakarta
-
PSI Incar Jawa Tengah Jadi Kandang Gajah, Hasto PDIP Kasih Respons Santai, Begini Katanya
-
Rakernas I 2026: PDIP Bakal Umumkan Sikap Resmi Terkait Wacana Pilkada di Akhir Acara
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Politik Adalah Alat Pengabdian, Bukan Sekadar Kejar Jabatan
-
Megawati Dorong Politik Berbasis Kearifan Lokal: Peradaban Diukur dari Cara Menghormati Bumi
-
Instruksi Tegas Megawati di HUT ke-53 PDIP: Kader Wajib Jaga Alam, Hingga Lawan Keserakahan