Suara.com - Di bawah kepemimpinan Bupati Muhammad Fawait atau karib disapa Gus Fawait, Kabupaten Jember semakin menunjukkan komitmennya sebagai rumah besar bagi semua umat beragama.
Serangkaian kunjungan lintas iman yang dilakukan Gus Fawait menjadi bukti bahwa toleransi bukan sekadar slogan, melainkan bagian dari budaya pemerintahan.
Pada Minggu, 23 November 2025, Gus Fawait berkunjung ke Pantai Paseban, Kecamatan Kencong, untuk bersilaturahmi dengan umat Hindu yang tengah melaksanakan persembahyangan. Dalam perjumpaan itu, ia menegaskan kembali komitmen persatuan.
“Di Jember, kita hidup rukun tanpa membedakan suku, agama, atau latar belakang. Kita satu keluarga besar Indonesia,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa keharmonisan hanya bisa dijaga apabila setiap kelompok terus membuka ruang saling menghormati. “Dengan bergandengan tangan, Jember akan semakin maju. Keberagaman ini bukan jarak, tetapi kekuatan,” kata dia.
Kegiatan lintas iman serupa dilakukan lebih awal pada Minggu, 10 Agustus 2025 lalu, ketika ia mengunjungi dua tempat ibadah berbeda: Sendang Tirtha Amertha Rajasa milik umat Hindu serta Gereja Katolik Santo Yusup. Dalam kunjungan itu, Gus Fawait menegaskan bahwa Jember bukan milik satu golongan.
“Kabupaten Jember milik semua,” tuturnya. “Cinta adalah jembatan yang menyatukan perbedaan agama, suku, ras, hingga budaya.”
Upaya memperkuat kerukunan tidak berhenti pada kunjungan simbolik. Pada Rabu, 3 September 2025, ia berdialog dengan pengurus Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) Jember. Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka antarumat beragama, sekaligus memastikan pemerintah hadir sebagai fasilitator kerukunan.
Di ranah kultural, pemerintah daerah juga menginisiasi ruang pertemuan melalui peresmian Majelis Sholawat Al Mu’tasbhim Billah, wadah yang menghimpun berbagai kelompok sholawat di Jember. Forum ini dianggap sebagai jembatan sosial yang mempertemukan banyak komunitas dalam suasana kebersamaan.
Baca Juga: Ahli Bedah & Intervensi Jantung RS dr. Soebandi Jember Sukses Selamatkan Pasien Luka Tembus Aorta
Keterlibatan lintas agama juga tampak dalam sejumlah tradisi masyarakat seperti kirab pusaka dan sedekah bumi. Pada kegiatan tersebut, tokoh-tokoh dari berbagai agama dilibatkan untuk memimpin doa secara bergiliran sebuah simbol penghormatan terhadap keberagaman keyakinan yang hidup di Jember.
Dalam momen Lebaran maupun hari besar keagamaan lainnya, Gus Fawait turut hadir dalam silaturahmi lintas iman bersama perwakilan Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan agama lain. Pertemuan semacam ini disebutnya penting untuk memperkuat jejaring antar tokoh agama agar komunikasi tetap terjaga dan potensi gesekan dapat diminimalisasi.
Dalam berbagai kesempatan, ia menegaskan bahwa pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat.
“Tidak ada kemajuan tanpa kekompakan. Jember hanya bisa kuat bila semua elemen ikut berjalan bersama,” katanya.
Serangkaian kegiatan lintas iman tersebut menunjukkan langkah pemerintah daerah dalam menghidupkan nilai toleransi di tingkat akar rumput. Harapannya, upaya ini dapat terus memperkuat budaya saling menghargai dan menjadikan Jember sebagai rumah bersama yang aman bagi seluruh warganya, tanpa memandang latar kepercayaan.***
Berita Terkait
-
Bukan Cuma Guru Ngaji, Ketua Kelompok Pengajian di Jember Kini Dapat Uang Insentif
-
Ahli Bedah & Intervensi Jantung RS dr. Soebandi Jember Sukses Selamatkan Pasien Luka Tembus Aorta
-
Jember Kota Cerutu Indonesia: Warisan yang Menembus Pasar Global
-
Pemkab Jember Siapkan Air Terjun Tancak Sebagai Destinasi Unggulan Baru
-
10 Wisata Alam Jember untuk Libur Akhir Tahun, dari Pantai Eksotis hingga Situs Megalitik
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Studi Ungkap Cara Kurangi Konflik Lahan dalam Pengembangan Energi Surya
-
Soal Prabowo ke Prancis Saat Iduladha, Gerindra Sebut Ini Agenda Negara
-
Rano Karno Serahkan Sapi Kurban ke RT Canggih di Gandaria
-
Pramono Wukuf di Arafah, Rano Karno Salat Id di Saf Depan Bersama Warga di Balai Kota
-
Wapres Gibran dan Jan Ethes Salat Iduladha Bersama di Masjid Istiqlal
-
Hari H Iduladha, Masjid Istiqlal Sudah Terima 64 Sapi dan 13 Kambing
-
Nasaruddin Umar Terima Sapi Kurban dari Presiden dan Wapres
-
Kemenpar Bakal Tertibkan Penginapan Ilegal di OTA, 1.600 Akomodasi Terancam Dihapus
-
Jemaah Mulai Padati Masjid Istiqlal untuk Salat Iduladha 1447 H, Pengamanan Diperketat
-
Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK