- Remaja perempuan EMM (15) hilang dari Tambora setelah pamit membeli kado, dilaporkan keluarganya pada Minggu (23/11).
- Penyebab hilangnya EMM adalah janji bertemu kenalan baru dari media sosial di wilayah Lebak, Banten.
- EMM ditemukan selamat Senin (24/11) malam di Lebak bersama lima orang kenalan barunya oleh Polsek Tambora.
Suara.com - Sebuah drama hilangnya remaja perempuan berinisial EMM (15) asal Tambora, Jakarta Barat, berakhir dengan sebuah fakta yang mengejutkan. Setelah membuat keluarganya cemas karena tak pulang usai pamit membeli kado Hari Guru, EMM ternyata ditemukan puluhan kilometer dari rumahnya, tepatnya di Lebak, Banten.
Pemicunya bukan penculikan, melainkan sebuah janji pertemuan dengan kenalan dari dunia maya.
"Dari hasil pemeriksaan, bahwa yang bersangkutan berkenalan di media sosial dan diajak ketemuan di daerah Lebak, Banten," ungkap Panit Reskrim Polsek Tambora Ipda Priyo Purnomo dilansir Antara, Selasa (25/11/2025).
Penemuan ini mengakhiri pencarian intensif yang dilakukan Unit Reskrim Polsek Tambora sejak laporan kehilangan diterima. Kapolsek Tambora Kompol Muhammad Kukuh Islami mengonfirmasi penemuan tersebut.
"Jadi, yang bersangkutan sudah ditemukan di daerah Lebak, Banten, pada Senin (24/11) malam," kata Kukuh.
Kisah ini bermula pada Sabtu (22/11), ketika EMM berpamitan kepada ibunya, KI, untuk membeli kado.
Namun, hingga sore hari, remaja itu tak kunjung kembali. Kepanikan keluarga memuncak saat telepon genggamnya tidak bisa dihubungi. Khawatir akan keselamatan putrinya, sang ibu akhirnya mengambil langkah tegas.
"Kemudian, baru membuat laporan pada Minggu (23/11)," ujar Kukuh.
Laporan tersebut langsung direspons cepat oleh aparat. Tim penyidik segera mengumpulkan keterangan saksi dan melacak jejak digital EMM. Titik terang mulai muncul setelah polisi mendapat informasi krusial dari salah satu teman korban.
Baca Juga: Bikin Geger Tambora, Begal Sadis Ternyata Sudah Beraksi 28 Kali, Motor Tetangga Pun Disikat
"Berdasarkan keterangan seseorang yang merupakan teman korban, tim memperoleh petunjuk kuat bahwa korban berada di wilayah Rangkasbitung, Lebak, Banten," tutur Priyo.
Berbekal petunjuk itu, tim langsung meluncur ke lokasi. Penyisiran dilakukan di beberapa titik tongkrongan anak muda, termasuk di sekitar Stasiun Rangkasbitung.
Kerja keras mereka akhirnya membuahkan hasil pada Senin malam, sekitar pukul 20.00 WIB.
EMM ditemukan dalam keadaan selamat di sekitar Pos RW Jalan Bhakti Manunggal, Lebak. Ia tidak sendirian.
"Yang bersangkutan kami temukan bersama tiga teman laki-laki dan dua teman perempuan," ucap Priyo.
Setelah ditemukan, polisi segera berkoordinasi dengan keluarga untuk memulangkan EMM, mengingat statusnya yang masih di bawah umur dan seorang pelajar.
Berita Terkait
-
Gedung Baru Stasiun Rangkasbitung Ultimate Mulai Diuji Coba
-
Bikin Geger Tambora, Begal Sadis Ternyata Sudah Beraksi 28 Kali, Motor Tetangga Pun Disikat
-
Viral Todongkan Sajam di Tambora, Penjambret Diringkus Polisi Saat Tertidur Pulas
-
Terminal 1C Bandara Soekarno-Hatta Kembali Beroperasi dengan Wajah Baru
-
Api Lahap Pemukiman Padat Penduduk di Tambora
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional