- Penjarahan Gudang Bulog Sarudik di Sibolga terjadi pada Minggu (30/11/2025) dipicu desakan kebutuhan pangan.
- Massa merambah gudang setelah sebelumnya menjarah sejumlah ritel modern akibat terputusnya akses distribusi logistik pasca-bencana.
- Permintaan penambahan personel keamanan diabaikan, menyebabkan penjarahan terjadi sebelum bantuan tambahan aparat tiba di lokasi.
4. Upaya Bantuan Bulog Belum Merata
Meskipun terjadi insiden ini, Perum Bulog mengklaim telah menyalurkan bantuan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) dan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di tiga provinsi terdampak (Aceh, Sumut, Sumbar).
Data per 30 November 2025, Bulog telah menyalurkan total beras CPPD: 152.893 kg untuk Aceh, 72.630 kg untuk Sumut, dan 61.554 kg untuk Sumbar.
Selain itu, Bulog juga menyalurkan bantuan Banpang (Bantuan Pangan) dengan total jutaan kilogram beras dan jutaan liter minyak goreng di ketiga provinsi, namun penyaluran ini tampaknya belum menjangkau atau memenuhi kebutuhan masyarakat di Sibolga yang terisolasi.
5. Kendala Data dan Komunikasi Pasca-Insiden
Pasca-penjarahan, Bulog masih kesulitan mendata jumlah pasti beras dan minyak goreng yang hilang dari Gudang Sarudik.
Komunikasi dengan tim lapangan juga mengalami kendala signifikan akibat gangguan sinyal di wilayah terdampak. Keterbatasan komunikasi dan data ini memperlambat proses penanganan pasca-kejadian dan pemulihan distribusi.
Sebagai tindak lanjut, Bulog menambah stok beras ke Sibolga (1.562 ton) dan Nias (1.650 ton) untuk memperkuat pasokan dan mempercepat pemulihan distribusi, sembari berkomitmen menjaga stabilitas pangan di tengah situasi bencana.
6. Dibantah Admin Gerindra
Baca Juga: Bangun dari Nol Setelah Dijarah, 5 Fakta Rumah Ahmad Sahroni yang Diratakan dengan Tanah
Meski video telah menyebar ke berbagai platform, admin akun Gerindra di media sosial membantah terjadinya penjarahan di gudang Bulog. Admin tersebut mengklaim bahwa apa yang terlihat di video adalah pembagian bantuan.
Hal ini disampaikan dalam sesi komen media sosial Instagram @mommy_la yang memperlihatkan aksi penjarahan ini.
"Tidak usah membuat narasi provokatif, ini memang dibagikan bukan penjarahan," tulis Gerindra.
"Mohon maaf kalau ada yang salah dari narasi kami, karena kondisi yang kami lihat warga sudah ricuh berdatangan menyerbu ke gudang bulog Saran kalau memang pembagian dibagikan ke posko yang berdampak, Min," balas akun tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
Menkes Bingung Harga Obat di RI 2-6 Kali Lebih Mahal dari Harga Pasar Global: Kita Harus Negosiasi
-
Respons PDIP Soal Keakraban Prabowo dan Megawati: Biasa Saja, Sudah Bersahabat Lama
-
Papua Barat Punya Sekolah Berbasis Konservasi Pertama di Indonesia, Apa Beda dengan Sekolah Biasa?
-
Suasana PN Jaksel Riuh! Gugatan Praperadilan Dikabulkan, Kasus Air Keras Andrie Yunus Berlanjut
-
Nadiem Makarim: Chromebook Bikin Negara Hemat Triliunan, Mengapa Saya yang Dituntut?
-
Fenomena Mas Bahlil Ganteng, Kala Kritik di Media Sosial Berbalik Jadi Keuntungan Politik
-
Gelar Pasar Murah Iduladha, Disperindag Jabar Sediakan Kebutuhan Pokok Harga Terjangkau
-
Mimpi Buruk yang Nyata, Nadiem Ceritakan Malam-Malam Terberat di Balik Jeruji