- Anggota KPU RI, August Mellaz, menyampaikan duka cita atas bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar pada 9 Desember 2025.
- KPU se-Indonesia telah menggalang dana internal untuk korban bencana alam, terkumpul sekitar Rp 800 juta.
- Data BNPB per 9 Desember 2025 mencatat 962 korban meninggal dunia dan kerusakan masif pada fasilitas umum.
Suara.com - Anggota KPU RI August Mellaz menyampaikan duka cita atas bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Terlebih, bencana tersebut terjadi salah satunya pada 27 November 2025, tepat satu tahun setelah terjadinya hari pemungutan suara Pilkada Serentak 2024.
“Coba dibayangkan peristiwa di Sumatra terjadi di tahun lalu. Persis sama, 27 November hari H pilkada, 2024,” kata August Mellaz di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Selasa (9/12/2025).
“Percayalah, kami tidak bisa ngelakuin. Ini terjadi di tahun 2025. Setahun, persis,” tambah dia.
Untuk itu, August menjelaskan bahwa pihaknya melakukan penggalangan dana oleh internal KPU se-Indonesia. Menurut dia, jumlahnya sudah mencapai sekitar Rp 800 juta dan masih akan bertambah.
“KPU sedang melakukan penggalangan untuk bencana itu. Kalau nggak salah update terakhir itu Rp800 jutaan yang akan kami sumbangkan,” tandas August.
Sebagai pengingat, pemungutan suara Pilkada Gubernur, Pilkada Bupati, dan Pilkada Wali Kota dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia pada 27 November 2024 lalu.
Sekadar informasi, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data terbaru perkembangan bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.
Per Selasa (9/12/2025), data BNPB menunjukkan 962 jiwa meninggal dunia, 291 orang hilang, dan sekitar 5 ribu orang terluka. Adapun jumlah korban meninggal dunia paling banyak berada di daerah Agam, Sumatera Barat dengan 180 jiwa meninggal dunia.
Baca Juga: Omara Esteghlal Kritisi Video Klarifikasi Zulkifli Hasan: Kita Hormat ke Orang yang Layak
Selain itu, bencana ini juga menimbulkan kerusakan pada 1,2 ribu fasilitas umum, 199 fasilitas kesehatan, 534 fasilitas pendidikan, 425 rumah ibadah, 234 gedung/kantor, dan 497 jembatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
Terkini
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Penembakan di Mall, Polisi: 1 Tewas, 5 Luka-luka
-
Dianggap Pengkhianat Bangsa, Anak Raja Iran Reza Pahlavi Dilempari Cairan Merah
-
Gereja Berusia 2 Abad di AS Porak-poranda Diamuk Si Jago Merah, 5 Petugas Damkar Jadi Korban
-
Panglima TNI, Gatot Nurmantyo hingga Agum Gumelar Kumpul di Kantor Menhan Sjafrie, Ada Agenda Apa?
-
Data Tumpang Tindih, Kemenag Usul Klasifikasi Santri vs Non-Santri untuk Program MBG
-
Apa Itu Visa Emas Trump? Izin Tinggal di AS Senilai Rp15 M yang Sepi Peminat
-
Purbaya Punya Wacana Pasang Tarif di Selat Malaka, Picu Perdebatan Netizen Malaysia
-
Sudahi 'Drama' Aspal Rusak! Dinas Bina Marga DKI Bakal Rombak Jalan Kebon Sirih Pakai Beton
-
Uang Rp40 M Buat Bayar Utang Dirampok, Hacker Bobol Sistem Kementerian Keuangan