- Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, mengaitkan bencana alam dengan korupsi sumber daya alam di Jakarta, Selasa (9/12/2025).
- Ia menekankan korupsi SDA, seperti mafia tambang, memerlukan dukungan kekuasaan dan harus jadi prioritas pemberantasan.
- Hasto mengingatkan integritas aparat penegak hukum penting, serta perlunya menjaga independensi lembaga peradilan.
Suara.com - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, menyoroti korelasi erat antara bencana alam yang melanda sejumlah daerah dengan praktik korupsi sumber daya alam (SDA).
Ia menyebut korupsi di sektor ini sebagai 'pencurian besar' yang melibatkan persekongkolan mafia dan penyalahgunaan kekuasaan.
Hal tersebut disampaikan Hasto dalam Seminar Nasional Refleksi Hari Anti Korupsi Sedunia bertajuk “Antiklimaks Pemberantasan Korupsi dari Persoalan Norma hingga Dampak Ekologis: Korupsi dalam Bencana Alam” di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta, Selasa (9/12/2025).
Ia menegaskan, bahwa mafia tambang dan pembalakan liar (illegal logging) tidak akan bisa beroperasi tanpa adanya bekingan dari pemegang kekuasaan.
“Yang namanya mafia, tidak akan eksis tanpa dukungan kekuasaan. Itulah yang saya paparkan ketika menjadi Deputi Tim Transisi Presiden Terpilih 2014," kata Hasto.
Ia menilai, kerusakan lingkungan yang memicu bencana belakangan ini merupakan dampak dari kebijakan yang salah dan koruptif. Hasto bahkan menyebut hal ini sebagai otokritik bagi semua pihak.
"Apa yang terjadi sangat memprihatinkan kita bersama. Kerusakan ekologis yang menyebabkan banjir dahyat di Aceh, Sumatera Barat, dan kemudian Sumatera Utara tidak terlepas dari kesalahan kebijakan yang diambil oleh pemegang kekuasaan. Ini juga menjadi otokritik kita,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa pemberantasan korupsi seharusnya tidak hanya menyasar kasus-kasus kecil, melainkan harus memprioritaskan kejahatan ekologis dan finansial yang merugikan negara secara masif.
“Fokus pemberantasan korupsi harus diarahkan pada kasus-kasus besar, seperti yang kita saksikan dari kerusakan ekologi, kejahatan finansial seperti penggelapan pahak, pemberian ijin-ijin konsesi pertambagan dan pemanfaatan hutan, seperti illegal logging, illegal fishing, hingga tambang ilegal. Itu harus menjadi skala prioritas,” tegasnya.
Baca Juga: Unit K-9 Polri Jadi Andalan di Medan Sulit Pencarian Korban Banjir Agam
Selain itu, Hasto secara khusus menyoroti integritas aparat penegak hukum.
Ia mengingatkan bahwa korupsi yang dilakukan oleh penegak hukum adalah bentuk pelanggaran yang paling tidak bisa ditoleransi.
"Termasuk bagi aparat penegak hukum, saya pikir juga perlu disentuh karena yang paling diharamkan itu justru [korupsi] dari aparat penegak hukum. Kita begitu perhatian begitu ada kasus-kasus korupsi yang melibatkan aparat penegak hukum dan tekanan-tekanan terhadap aparat penegak hukum,” kritik Hasto.
Hasto pun berharap agar independensi lembaga peradilan tetap terjaga dari intervensi pihak manapun.
“Yang penting ke depannya adalah bagaimana tidak boleh ada suatu tekanan-tekanan terlebih kepada lembaga-lembaga peradilan, lembaga-lembaga penegak hukum di dalam menjalankan tugas-tugasnya,” tuturnya.
Lebih lanjut, Hasto menyinggung soal political corruption dan upaya PDIP dalam membenahi diri melalui pelembagaan partai.
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Pramono Sebut Kebun Binatang Ragunan Bakal Tutup Saat Hari Pertama Lebaran, Buka Kembali Lusa
-
Pramono Anung dan Bang Doel Bakal Salat Idul Fitri di Balai Kota, Khatib Diisi Maruf Amin
-
Klaim Angka Kecelakaan dan Fatalitas Turun, Kakorlantas: Mudik Aman, Keluarga Bahagia
-
Prabowo Ucapkan Selamat Idulfitri 1447 H, Ajak Perkuat Persatuan dan Bangun Indonesia Lebih Kuat
-
Puncak Mudik 2026 Terlewati, Polri: Naik 4,26 Persen dan Tetap Terkendali
-
Malam Takbir di Bundaran HI, Pramono: Pemprov Jakarta Ingin Hadirkan Ruang Aman dan Nyaman
-
Pengiriman Pasukan Perdamaian Indonesia ke Gaza Ditunda, Prabowo Tegaskan Bukan untuk Lucuti Senjata
-
Cerita Warga Pilih Takbiran di Bundaran HI, Ogah Mudik Gegara Takut Ditanya Kapan Nikah
-
Ucapkan Selamat Idulfitri, Prabowo Subianto Ajak Masyarakat Pererat Persatuan