Langkah ini diambil untuk meredam kemarahan publik dan menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menangani kasus tersebut.
Sementara itu, perwakilan Messi menyatakan bahwa sang pemain telah memenuhi komitmen waktu yang disepakati sebelumnya.
Terkait kekacauan di lapangan, mereka merujuk pada pernyataan permintaan maaf dari pemerintah daerah dan menyebut masalah utama berada pada sisi penyelenggaraan acara.
Federasi Sepak Bola India (AIFF) turut angkat bicara dengan menegaskan bahwa mereka tidak terlibat dalam acara tersebut karena bersifat privat. Pernyataan ini sekaligus menegaskan bahwa tanggung jawab penuh berada di tangan promotor dan penyelenggara lokal.
Kolkata dikenal sebagai salah satu kota dengan basis penggemar sepak bola terbesar di India, negara yang lebih identik dengan olahraga kriket.
Antusiasme terhadap Messi terlihat sejak awal, bahkan sebelum acara berlangsung. Ribuan orang memadati area sekitar hotel tempat Messi menginap sejak dini hari, berharap bisa melihat sang idola secara langsung.
Sehari sebelum acara di stadion, Messi juga “meresmikan” patung dirinya setinggi sekitar 21 meter di Kolkata. Patung tersebut dirakit selama hampir satu bulan oleh puluhan pekerja.
Namun, peresmian dilakukan secara virtual dengan alasan keamanan, sebuah keputusan yang juga sempat memicu kekecewaan sebagian penggemar.
Bagi banyak fans, Messi bukan sekadar pesepak bola. Ia adalah simbol harapan dan inspirasi. Seorang penggemar muda yang datang dari Bengaluru, hampir 1.900 kilometer jauhnya, mengaku rela menempuh perjalanan jauh demi melihat idolanya.
Baca Juga: Tur Lionel Messi di India Disorot, Diduiga Dimanfaatkan Elite Politik
“Messi membuat saya percaya bahwa dengan bakat dan kerja keras, segalanya mungkin,” ujarnya.
Kontributor : Gradciano Madomi Jawa
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Wamensos Agus Jabo Ajak PWI Gaungkan Program Sekolah Rakyat
-
Penyebab Longsor Cisarua Dominasi Faktor Alam, Ahli Ungkap Ancaman Geologis Gunung Burangrang
-
Akal Bulus Maling di Jakbar: Nginap di Hotel Melati, Gasak Rumah Mewah Rp150 Juta Lewat Balkon
-
Akar Masalah Seleksi Hakim MK: Konfigurasi Kekuasaan dan Upaya Melahirkan 'Hakim Boneka'
-
Mabes Polri Endus Praktik Saham Gorengan di Balik IHSG Anjlok, Siap Buru Mafia Pasar Modal
-
IDAI Ingatkan Lonjakan Penyakit Anak di Musim Hujan: Waspada Super Flu hingga Bahaya Zat Kimia
-
Duduki Kursi Ketum PBNU Lagi, Gus Yahya: Semua Kembali Guyub
-
Kasus Resmi Dihentikan, Hogi Minaya Legowo Tak Tuntut Balik
-
Percepat Program Prioritas Pemerintah, Kemendagri Akan Gelar Rakornas Pusat & Daerah 2026
-
Akhirnya Senyum Lebar! Hogi Minaya Blak-blakan Soal Masa Kelam Jadi Tersangka