- Serangan rudal Iran pada Minggu (15/3/2026) di Tel Aviv mengakibatkan sedikitnya tiga warga mengalami luka ringan dan kerusakan properti.
- Sirene berbunyi di Israel tengah sebelum ledakan terjadi akibat rentetan proyektil dari arah Iran dan Lebanon.
- Serangan balasan Iran ini terjadi di tengah ketegangan dan penolakan Iran terhadap permintaan gencatan senjata resmi.
Suara.com - Serangan rudal Iran yang menghantam kawasan Tel Aviv pada Minggu (15/3/2026) waktu setempat menyebabkan sedikitnya tiga orang mengalami luka ringan.
Beberapa titik jatuhnya proyektil dilaporkan ditemukan di berbagai lokasi kota setelah rentetan peluncuran rudal dari arah Iran dan Lebanon.
Sirene peringatan sempat berbunyi di wilayah Israel tengah sebelum ledakan mengguncang kota pesisir tersebut.
Otoritas setempat menduga sebagian kerusakan terjadi akibat rudal dengan hulu ledak yang terpecah di udara.
Menurut laporan media Israel, Davar1, layanan medis darurat menyatakan tim paramedis memberikan pertolongan kepada dua pria berusia sekitar 50 tahun yang terluka ringan di lokasi kejadian.
Rumah Sakit Ichilov juga melaporkan tiga korban dirawat di unit gawat darurat dengan kondisi ringan.
Sementara itu, dua karyawan restoran Falafel Tadmor dilaporkan mengalami luka pada tangan dan kaki setelah ledakan terjadi di sekitar area tempat mereka bekerja.
Seorang saksi mata, Yaniv Atar, pemilik toko ponsel di dekat lokasi kejadian, menggambarkan detik-detik saat ledakan terjadi.
“Tiba-tiba saya mendengar ledakan yang sangat keras. Saat kami keluar dari tempat perlindungan, saya melihat dua pekerja Falafel Tadmor terluka, satu di tangan dan satu di kaki,” ujarnya dikutip dari Ynet.
Baca Juga: Media Iran Yakin Benjamin Netanyahu Sudah Meninggal Dunia
Ia menambahkan para korban tampak syok setelah kejadian tersebut. “Mereka terlihat sangat ketakutan, tapi syukurlah kondisinya relatif baik,” katanya.
Ledakan juga menyebabkan kerusakan di beberapa titik kota.
Kaca jendela pecah, kendaraan terbakar, dan sebuah lubang besar dilaporkan muncul di tengah jalan akibat dampak ledakan atau serpihan rudal.
Serangan tersebut terjadi di tengah meningkatnya serangan balasan dari militer Iran ke wilayah Israel dan fasilitas milik AS di negara-negara Teluk.
Dalam serangan yang sama, beberapa kota lain seperti Bnei Brak dan Ramat Gan juga dilaporkan mengalami kerusakan serta korban luka.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah mengirim pesan ataupun permintaan resmi terkait penghentian perang.
Ia menyebut Iran tetap menjalankan perlawanan terhormat dan tak tergoyahkan terhadap apa yang disebutnya sebagai agresi militer dari AS dan Israel.
“Kami tidak pernah meminta gencatan senjata. Namun perang ini harus berakhir dengan cara yang membuat musuh tidak lagi berpikir untuk menyerang,” ujar Araghchi dilansir dari Tasnimnews.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Viral! Walkot Muslim Kebanggaan Netizen Indonesia Panen Hujatan Setelah Bertemu Komunitas Yahudi
-
Rapper Bobby Vylan Teriakan Kematian untuk Tentara Israel di London, Komunitas Yahudi Ketar-ketir
-
Ledakan Dahsyat di UEA! Rudal Iran Hancurkan Gudang Peluru AS di Al Dhafra
-
Brutal! Rudal Israel Serang Gaza: 13 Orang Tewas, Termasuk Anak-anak dan Ibu Hamil
-
Menlu Iran Abbas Araghchi: Tak Ada Gencatan Senjata, Pembalasan Akan Terus Berlanjut!
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN
-
Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG
-
Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG
-
BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan
-
Cek Langsung Penerima BSPS di Jakbar, Mendagri Dorong Pemda Perluas Dukungan Bedah Rumah lewat APBD
-
Prabowo Terima Utusan Qatar, Kerja Sama Investasi dan Pembangunan Jadi Fokus Pembahasan
-
Siapa Perwakilan Mahasiswa Demo yang Temui Gibran Hari Ini
-
Anggaran MBG 2027 Tembus Rp270 Triliun, Masih Pakai Dana Pendidikan dan Kesehatan
-
Tak Lagi Flat Rp6 Juta, BGN Ubah Aturan Insentif SPPG, Begini Skemanya