News / Nasional
Selasa, 17 Maret 2026 | 07:25 WIB
Arus Mudik di Tol Trans Jawa. (Gemini AI)
Baca 10 detik
  • Kakorlantas sebut dua puluh delapan persen kendaraan telah meninggalkan Jakarta saat mudik.
  • Operasi Ketupat 2026 fokus pada lima klaster pengamanan termasuk tol dan wisata.
  • Polri pastikan kamseltibcarlantas terjaga selama momentum Lebaran dan Hari Raya Nyepi.

Suara.com - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Agus Suryonugroho, memaparkan bahwa hingga Senin (16/3/2026), atau hari keempat pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, sebanyak 28 persen kendaraan tercatat telah meninggalkan wilayah Jakarta.

“Dari total proyeksi 3,5 juta kendaraan yang akan keluar Jakarta menuju Trans Jawa, Jawa Barat, hingga ke Cikupa (Banten) dan Sumatra, saat ini sudah 28 persen yang melakukan perjalanan,” ujar Agus di Rest Area KM 57 A Tol Jakarta-Cikampek, Jawa Barat, Senin (16/3/2026) malam dilansir dari Antara.

Agus kembali menegaskan bahwa Operasi Ketupat bukan hanya berfokus pada pengamanan arus mudik dan balik di sektor lalu lintas.

Melalui operasi ini, Polri bersama para pemangku kepentingan (stakeholder) hadir untuk memastikan rangkaian kegiatan bulan suci Ramadan, Idulfitri, serta Hari Raya Nyepi dapat berjalan dengan aman dan lancar.

“Kami memastikan keamanan di bidang pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) serta kelancaran di bidang keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas). Dua momentum sosial dan spiritual ini harus terjaga kekhusyukannya sehingga masyarakat terlayani dengan baik,” tambahnya.

Dalam pelaksanaan pengamanan, terdapat lima klaster utama yang menjadi fokus utama petugas:

1.  Jalan Tol: Fokus pada dinamika di jalan tol, termasuk pengelolaan rest area, titik penyempitan (bottleneck), serta penerapan rekayasa lalu lintas seperti contraflow dan one way.
2.  Jalan Arteri dan Nasional: Mencakup jalur utama maupun jalur alternatif yang menjadi akses menuju destinasi wisata.
3.  Simpul Transportasi: Pengamanan di pelabuhan penyeberangan (seperti Gilimanuk, Ketapang, Merak-Bakauheni), terminal, bandara, hingga stasiun kereta api.
4.  Tempat Ibadah: Pengamanan di masjid-masjid yang akan digunakan untuk shalat Idulfitri serta lokasi-lokasi perayaan malam takbiran.
5.  Destinasi Wisata: Antisipasi lonjakan pengunjung di objek wisata di seluruh Indonesia, baik di Pulau Jawa maupun luar Jawa, yang biasanya ramai dikunjungi menjelang dan sesudah Lebaran.

Load More