- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menanggapi wacana WFA untuk ASN menjelang akhir tahun 2025.
- Pelayanan publik bersentuhan langsung masyarakat wajib tetap berjalan di kantor sesuai instruksi gubernur.
- Pemprov DKI Jakarta akan tetap menerapkan efisiensi kerja pada sektor-sektor yang memungkinkan pelaksanaan WFA.
Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, angkat bicara mengenai wacana Work From Anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara di penghujung tahun 2025.
Isu ini mencuat seiring rencana penerapan kerja jarak jauh pada tanggal 29 hingga 31 Desember mendatang.
Pramono memastikan kebijakan tersebut tidak akan melumpuhkan pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Ia memberikan instruksi tegas bahwa pegawai yang bertugas di garda terdepan pelayanan wajib tetap masuk kantor.
"Jadi, kalau untuk pelayanan yang secara langsung harus berhubungan dengan orang, tetap dia harus bekerja di lapangan," ujar Pramono di kawasan Ancol Barat, Jakarta Utara, Jumat (19/12/2025).
Mantan Sekretaris Kabinet ini menekankan bahwa kehadiran fisik petugas pelayanan tidak bisa digantikan oleh sistem kerja jarak jauh.
Hal ini menjadi jaminan agar kebutuhan administrasi warga di tingkat kelurahan maupun kecamatan tidak terganggu.
"Nggak bisa diwakilkan dengan WFA kalau yang seperti itu. Jadi, pelayanan tetap harus jalan," tegas Pramono.
Meski demikian, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap akan menerapkan efisiensi kerja bagi sektor-sektor yang memungkinkan.
Baca Juga: Pramono Anung: 10 Gedung di Jakarta Tidak Memenuhi Syarat Keamanan
Pramono juga menyebut bahwa skema kerja fleksibel sebenarnya bukan barang baru bagi lingkungan Pemprov DKI Jakarta.
"Yang jelas, Pemerintah DKI Jakarta pasti akan melakukan efisiensi terhadap itu. Jadi, WFA buat Pemerintah DKI bukan hal yang baru," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik
-
Kedok Game Keluarga! Disney Timezone di Jakarta Ternyata Sarang Judi Beromzet Rp2,1 Miliar Sebulan
-
Guntur Romli Sebut Safari Politik Jokowi Demi Gibran di 2029
-
3 Peserta Latsarmil Meninggal, KSP Dudung: Belum Ada Kelalaian, Mungkin Faktor Penyakit
-
Refocusing MBG Prioritaskan Kelompok Rentan, Ribuan Dapur Terancam Mubazir
-
Cerita di Balik Longsor Petamburan: Delapan Hari Sebelum Ambrol, Warga Sudah Rasakan Tanda Bahaya
-
Golkar Santai Lihat Jokowi Safari Politik Bareng PSI ke Lampung: Beliau Orang Merdeka
-
Polisi Bongkar Bisnis Ilegal Airgun di Tanjung Priok, Pria 28 Tahun Ditangkap
-
Aplikasi Hot 51 Dibongkar, Isinya Judi Online dan Live Streaming Pornografi
-
TransJakarta Hapus Dua Rute Sekaligus, 25 Armada Dialihkan demi Persingkat Waktu Tunggu