- Mahasiswi ULM berinisial ZD ditemukan tewas di gorong-gorong Banjarmasin, pelakunya terungkap Bripda Muhammad Seili dari Polres Banjarbaru.
- Motif pembunuhan ini adalah cinta segitiga, di mana korban mengancam membongkar hubungan gelap dengan tunangan tersangka.
- Bripda Seili membunuh korban pada 23 Desember 2025 karena panik, lalu membuang jasadnya ke gorong-gorong dini hari.
Dalam cengkeraman tangan Bripda Seili, ZD lemas dan akhirnya tak bernyawa. Kepanikan tersangka berubah menjadi upaya dingin untuk menghilangkan jejak.
Sekitar pukul 02.00 Wita dini hari, ia membawa jasad ZD menuju Banjarmasin, berencana membuangnya ke sungai di bawah jembatan STIHSA.
Namun, takdir berkata lain. Saat hendak menurunkan jasad, ia melihat sebuah gorong-gorong terbuka. Tanpa pikir panjang, rencana berubah.
“Tiba-tiba tersangka melihat ada gorong-gorong terbuka tepat di depan mobil. Korban tidak jadi dibuang ke sungai, akhirnya dibuang ke gorong-gorong (got). Lalu tersangka pulang ke rumah dan membuang semua barang bukti, sempat juga mengambil perhiasan, tas, dan telepon seluler milik korban,” beber Adam.
Jasad ZD akhirnya ditemukan oleh seorang petugas kebersihan pada Rabu pagi, 24 Desember 2025, sekitar pukul 07.30 Wita.
Penemuan yang menggegerkan itu membawa polisi pada jejak Bripda Seili, mengakhiri pelariannya dan membuka semua rahasia kelam yang ia simpan.
“Pemeriksaan sementara ini, tersangka emosi dan panik sehingga tega membunuh korban,” kata Adam Erwindi.
Berita Terkait
-
Trailer Film The Sheep Detectives: Kisah Domba Mengungkap Kasus Pembunuhan
-
Pensiunan Guru di Sumbar Tewas Bersimbah Darah Usai Salat Subuh
-
Anak SD Diduga Bunuh Ibu di Medan: Kejanggalan Kasus dan Mengapa Polisi Sangat Berhati-hati
-
Sikapi Pembunuhan Anak Kadernya di Cilegon, DPP PKS Desak Polisi Usut Tuntas dan Transparan
-
PKS Kutuk Keras Pembunuhan Sadis Anak Kadernya di Cilegon: Setiap Anak Punya Hak Hidup!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta
-
Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban
-
KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR
-
Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung
-
OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan