- Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu resmi mengakui Somaliland sebagai negara berdaulat, menjadikannya negara pertama yang melakukan pengakuan.
- Somaliland merupakan wilayah Tanduk Afrika yang dulunya protektorat Inggris, memisahkan diri dari Somalia pada tahun 1991.
- Pengakuan Israel memicu kecaman keras dari Liga Arab dan GCC, yang menganggapnya melanggar hukum internasional dan kedaulatan Somalia.
Keduanya memutuskan untuk bersatu pada tahun 1960 untuk membentuk Republik Somalia. Namun, penyatuan ini sejak awal sudah penuh masalah.
Dikutip dari Council on Foreign Relations, banyak penduduk Somaliland yang menolak sentralisasi kekuasaan yang berpusat di Mogadishu, ibu kota Somalia di selatan.
Ketidakpuasan ini memuncak pada tahun 1980-an dengan munculnya kelompok pemberontak, Gerakan Nasional Somalia (SNM), yang menentang rezim militer Presiden Siad Barre.
Pada Januari 1991, SNM dan kelompok pemberontak lainnya menggulingkan Barre, yang pasukannya telah membunuh puluhan ribu warga Somaliland dan menghancurkan sebagian besar infrastruktur wilayah tersebut.
Setelah Barre tumbang, SNM menolak mengakui pemerintahan sementara di Mogadishu. Pada Mei 1991, mereka mendeklarasikan kemerdekaan Somaliland.
Butuh waktu satu dekade bagi mereka untuk merumuskan konstitusi baru, yang akhirnya disetujui melalui referendum pada tahun 2001, menandai transisi menuju demokrasi multipartai.
Meski prosesnya berjalan damai, tak ada satu pun negara di dunia yang mengakuinya hingga langkah Israel baru-baru ini. Kondisi di Somaliland pun sering disebut bak langit dan bumi jika dibandingkan dengan Somalia yang terus dilanda kekacauan, perang saudara, dan terorisme selama puluhan tahun.
Ekonomi Terseok dan Reaksi Dunia
Tanpa pengakuan internasional, peluang perdagangan dan investasi luar negeri sangat terbatas, menghambat kemampuan pemerintah untuk melayani warganya.
Baca Juga: Serangan Udara AS di Somalia Tewaskan Tokoh Kunci ISIS, Siapa?
Perekonomian Somaliland banyak bergantung pada kiriman uang dari warganya di luar negeri, dengan ekspor utama berupa ternak ke negara-negara Teluk.
PDB per kapitanya hanya sekitar 1.500 dollar AS, salah satu yang terendah di dunia, meskipun masih hampir tiga kali lipat lebih tinggi daripada Somalia.
Negara Arab Murka
Langkah Israel mengakui Somaliland langsung menuai kecaman keras. Liga Arab dan Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) pada Jumat (26/12), kompak mengecamnya sebagai pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan kedaulatan Somalia.
Sekretaris Jenderal Liga Arab, Ahmed Aboul Gheit, menyebutnya sebagai "pelanggaran nyata terhadap hukum internasional dan pelanggaran mencolok terhadap prinsip persatuan dan kedaulatan negara."
"Setiap upaya untuk memaksakan pengakuan sepihak merupakan campur tangan yang tidak dapat diterima dalam urusan internal Somalia dan menetapkan preseden berbahaya yang mengancam keamanan dan stabilitas regional dan internasional," dia memperingatkan.
Senada dengan itu, GCC juga menolak pengakuan tersebut. "Pengakuan ini merupakan preseden berbahaya yang akan merusak fondasi stabilitas di kawasan Tanduk Afrika dan membuka pintu bagi ketegangan dan konflik lebih lanjut," kata Sekretaris Jenderal GCC Jasem Albudaiwi dalam sebuah pernyataan.
Berita Terkait
-
Mohamed Salah Gendong 10 Pemain Mesir ke Babak Knockout Piala Afrika 2025
-
Luca Zidane Unjuk Gigi di Piala Afrika, Bayang-bayang Zinedine Zidane Mulai Pudar?
-
Hadir di Stadion, Zinedine Zidane Saksikan Anaknya Tampil di Piala Afrika 2025
-
Heboh Kontroversi di Piala Afrika 2025, Wasit Kebingungan Apalagi Pemain
-
Merasa Antusias, Bryan Mbeumo Tak Sabar Jalani Debut di Piala Afrika 2025
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Membangun Desa dari Manusianya: Kisah Bli Nyoman dan Desa Sejahtera Astra Les
-
Horor Digital di Kampus Surabaya: Saat AI Disalahgunakan untuk 'Menelanjangi' Harga Diri Mahasiswi
-
Standar Baru Industri Mobil Bekas Focus Motor Hadir di Kawasan Bintaro
-
Bukan Honor Nyanyi! Bebizie Terima Aliran Uang Tambang Terkait Kasus Rita Widyasari
-
Hornet Diminta Dihapus dari App Store dan Play Store, Komdigi Ungkap Masalahnya
-
Jangan Asal Timpa, Dokter Ungkap Cara Re-apply Saat Pakai Tinted Sunscreen
-
Menelisik Garam Palungan Desa Les: Saat Warisan Leluhur Bertahan di Tengah Modernisasi
-
Sinyal HP Tumbang, 200 BTS Rusak: Begini Update Gempa NTT
-
Data Sering Nyangkut, DPRD DKI Minta Mekanisme Sanggah Manual untuk Desil Warga
-
Cara Pakai Tinted Sunscreen Yang Benar Ala dr Zie Untuk Samarkan Flek Hitam