News / Metropolitan
Kamis, 01 Januari 2026 | 13:00 WIB
Wali Kota Serang Budi Rustandi [Yandi Sofyan/SuaraBanten]
Baca 10 detik
  • Pemkot Serang melanjutkan kerja sama pengelolaan sampah dengan Pemkot Tangsel, mengutamakan kepentingan warga sekitar TPSA Cilowong.
  • Serang menerima dana Rp122 miliar dari Tangsel yang diprioritaskan untuk kesehatan gratis dan infrastruktur warga terdampak.
  • Kerja sama ini meliputi modernisasi TPSA dan dorongan PSEL, mengubah sampah menjadi sumber energi listrik di Kota Serang.

Lebih jauh, Budi menyebut kerja sama ini menjadi bagian penting dalam mendukung Program Strategis Nasional (PSN) berupa Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Serang.

Saat ini, produksi sampah Kota Serang baru mencapai 419 ton per hari, sementara fasilitas PSEL membutuhkan minimal 1.000 ton per hari agar dapat beroperasi optimal.

“Kehadiran tambahan sampah dari Tangsel justru menjadi solusi. Ini bukan memindahkan masalah, tetapi mengubah tantangan menjadi peluang. Sampah bisa diolah menjadi energi listrik yang bermanfaat,” ungkapnya.

Budi menegaskan, kerja sama ini merupakan ikhtiar jangka panjang menuju sistem pengelolaan sampah yang modern, berkelanjutan, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat.

“Tujuan akhirnya jelas: lingkungan tetap terjaga, warga terlindungi, dan sampah tidak lagi menjadi masalah, melainkan sumber energi,” pungkasnya.

Load More