- Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat menggagalkan penyelundupan 50 kg sabu menuju Kampung Bahari, menangkap kurir berinisial IR.
- Pengungkapan bermula dari pengembangan kasus, pembuntutan mobil Pajero dari Pelabuhan Merak hingga penyergapan di Tambun, Bekasi.
- Sabu ditemukan terbungkus label durian; kurir IR mengaku diinstruksikan oleh DPO berinisial B dengan janji upah Rp20 juta.
Suara.com - Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat menggagalkan upaya peredaran narkotika jenis sabu seberat 50 kilogram yang diduga akan dikirim ke kawasan Kampung Bahari, Jakarta Utara.
Seorang kurir berinisial IR ditangkap, sementara satu unit mobil Pajero yang digunakan sebagai sarana penyelundupan turut diamankan.
Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Wisnu Kuncoro mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari pengembangan perkara narkotika yang tengah ditangani jajarannya. Dari pengembangan tersebut, polisi memperoleh informasi adanya pengiriman sabu dalam jumlah besar.
Petugas kemudian melakukan pembuntutan terhadap kendaraan yang dicurigai sejak berada di Pelabuhan Merak hingga bergerak menuju wilayah Tambun, Bekasi.
“Tim terus mengikuti mobil yang dicurigai membawa sabu sampai Tambun Bekasi,” ujar Wisnu kepada wartawan, Kamis (1/1/2026).
Setibanya di lokasi, polisi melakukan penggeledahan terhadap mobil Pajero tersebut. Dari hasil penggeledahan, ditemukan 49 bungkus narkotika jenis sabu yang disimpan di bagian belakang mobil. Setiap paket ditempeli label bergambar durian dan bertuliskan huruf China.
“Jadi narkoba tersebut ditemukan di bagian belakang mobil Pajero 49 bungkus narkoba yang ditempeli label durian,” beber Wisnu.
Kepala Unit II Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Rachmat Gilang Ramadhan, menjelaskan penangkapan dilakukan di Jalan Diponegoro Nomor 99, Kelurahan Satiamekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, tepatnya di kawasan Bubu Logistik Indonesia.
Menurut Gilang, petugas lebih dulu melakukan pengintaian sebelum akhirnya seorang pria berinisial IR datang mengambil mobil yang berisi narkotika tersebut. IR kemudian langsung diamankan.
Baca Juga: Hadapi 7.426 Kasus Narkoba, Pemprov DKI Siapkan Tiga Strategi Utama di 2026
Dalam penggeledahan lanjutan terhadap badan, pakaian, dan kendaraan yang baru diambil pelaku, polisi kembali menemukan sabu yang disembunyikan di balik panel pintu-pintu mobil.
“Jadi modusnya adalah pengirim narkoba menggunakan towing untuk mengangkut mobil Pajero untuk dibawa ke daerah Tambun,” ujarnya.
Dari hasil interogasi, IR mengaku mendapat perintah dari seseorang berinisial B yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). IR ditugaskan menjemput sabu tersebut untuk kemudian diantar ke kawasan Kampung Bahari, Jakarta Utara.
Gilang menambahkan, IR dijanjikan upah sebesar Rp20 juta untuk pengantaran sabu tersebut. Namun, pelaku baru menerima Rp1,5 juta sebagai uang jalan.
Polisi masih melakukan pengembangan untuk memburu pelaku lain yang terlibat dalam jaringan peredaran sabu tersebut.
Berita Terkait
-
Hadapi 7.426 Kasus Narkoba, Pemprov DKI Siapkan Tiga Strategi Utama di 2026
-
Tak Punya SIM, Pengemudi Civic Hantam Separator dan Bus TransJakarta di Bundaran HI
-
Polisi Selidiki Teror ke DJ Donny, dari Kiriman Bangkai Ayam hingga Bom Molotov
-
Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
-
Polda Metro Jaya Catat Laporan Kejahatan Terbanyak Sepanjang 2025, Capai 74 Ribu Kasus
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Diversifikasi Kearifan Lokal Desa Citengah dalam Pengembangan Desain Batik
-
Bisakah Sea Farming Berbasis Adat Menyelamatkan Ekonomi Nelayan Pesisir?
-
Indonesia Hadapi Tiga Krisis Lingkungan: Apa Dampaknya dan Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Cerita Rocky Gerung Bantu Prabowo 'Serang Balik' Jokowi lewat Buku Francis Fukuyama
-
PDIP Soroti Prajurit TNI di Bawah Kendali BOP: Beresiko Tinggi Secara Politik Maupun Militer
-
Bamsoet Kenalkan Buku Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung, Ungkap Sikap Ekonomi-Politik
-
Gerindra Imbau Para Pengusaha dan Taipan Bertaubat: Umur Gak Ada yang Tahu
-
Bukan Sekadar Hujan Biasa! Ini Alasan Ilmiah BMKG Prediksi Curah Hujan Ekstrem Pekan Depan
-
Dialog dengan Wakil Presiden RI dan Kementerian Pariwisata, InJourney Paparkan Usulan Strategis
-
Bamsoet Sebut Prabowo Ogah Punya Lawan, Singgung Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto