News / Metropolitan
Sabtu, 03 Januari 2026 | 12:46 WIB
Banjir Rob di Jakarta Utara. (Instagram/@sudin_sda_jakut)
Baca 10 detik
  • Sudin SDA Jakarta Utara segera tangani banjir rob pada Sabtu (3/1/2026) di lokasi krusial seperti JIS dan Muara Angke.
  • Petugas mengerahkan pompa mobile dan melakukan peninggian tanggul serta menutup kebocoran untuk mitigasi genangan.
  • Ancaman banjir rob ini diperkirakan berlangsung hingga 7 Januari 2026 karena fase Bulan Purnama dan Perigee.

Suara.com - Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Utara bergerak cepat menangani banjir rob yang melanda sejumlah wilayah pesisir pada Sabtu (3/1/2026).

Fokus penanganan petugas tersebar di beberapa titik krusial seperti Jalan R.E. Martadinata dekat Jakarta International Stadium (JIS), Jalan Marunda Pulo, hingga kawasan Muara Angke.

Berbagai armada berat termasuk unit pompa mobile dan pompa apung langsung dioperasikan secara masif di lokasi untuk menyedot genangan air laut yang naik ke daratan.

Pihak Sudin SDA Jakarta Utara menegaskan kesiapannya dalam menghadapi fenomena pasang air laut ini melalui keterangan resminya.

"Satgas Pasukan biru SDA dan pompa mobile siaga penuh untuk mengantisipasi genangan serta mempercepat surutnya air," tulis akun Instagram resmi @sudin_sda_jakut hari ini.

Di Jalan R.E. Martadinata, petugas terpantau mengoperasikan Pompa Mobile B 9009 PQV sejak pagi hari demi memastikan akses jalan arteri tersebut tetap bisa dilalui kendaraan.

Langkah teknis yang berbeda dilakukan di Jalan Marunda Pulo, di mana petugas melakukan peninggian tanggul serta menutup site pile yang mengalami kebocoran.

Para personel Satgas Pasukan Biru juga terlihat berjibaku mengisi karung pasir muatan geobag di area TPU Rorotan sebagai upaya mitigasi luapan air.

Sementara itu, armada pompa tambahan bernomor lambung B 9082 UOQ, B 9982 PQV, dan B 9998 PQV turut disiagakan untuk menyedot air di wilayah permukiman Muara Angke, Penjaringan.

Baca Juga: Tinggi Air Pintu Pasar Ikan Turun, Genangan Rob di Depan JIS Ikut Surut

Masyarakat yang beraktivitas di sekitar wilayah Jakarta Utara diimbau untuk meningkatkan kehati-hatian saat melintasi kawasan yang terdampak genangan.

"Tetap waspada dan utamakan keselamatan di perjalanan," tutup keterangan resmi tersebut.

Sebagaimana diketahui, wilayah pesisir Jakarta memang kembali dihadapkan pada ancaman banjir rob sampai 7 Januari 2026 nanti.

Fenomena pasang maksimum air laut yang bersamaan dengan fenomena fase Bulan Purnama dan Perigee berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut di kawasan tersebut. 

Load More