- Sudin SDA Jakarta Utara segera tangani banjir rob pada Sabtu (3/1/2026) di lokasi krusial seperti JIS dan Muara Angke.
- Petugas mengerahkan pompa mobile dan melakukan peninggian tanggul serta menutup kebocoran untuk mitigasi genangan.
- Ancaman banjir rob ini diperkirakan berlangsung hingga 7 Januari 2026 karena fase Bulan Purnama dan Perigee.
Suara.com - Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Utara bergerak cepat menangani banjir rob yang melanda sejumlah wilayah pesisir pada Sabtu (3/1/2026).
Fokus penanganan petugas tersebar di beberapa titik krusial seperti Jalan R.E. Martadinata dekat Jakarta International Stadium (JIS), Jalan Marunda Pulo, hingga kawasan Muara Angke.
Berbagai armada berat termasuk unit pompa mobile dan pompa apung langsung dioperasikan secara masif di lokasi untuk menyedot genangan air laut yang naik ke daratan.
Pihak Sudin SDA Jakarta Utara menegaskan kesiapannya dalam menghadapi fenomena pasang air laut ini melalui keterangan resminya.
"Satgas Pasukan biru SDA dan pompa mobile siaga penuh untuk mengantisipasi genangan serta mempercepat surutnya air," tulis akun Instagram resmi @sudin_sda_jakut hari ini.
Di Jalan R.E. Martadinata, petugas terpantau mengoperasikan Pompa Mobile B 9009 PQV sejak pagi hari demi memastikan akses jalan arteri tersebut tetap bisa dilalui kendaraan.
Langkah teknis yang berbeda dilakukan di Jalan Marunda Pulo, di mana petugas melakukan peninggian tanggul serta menutup site pile yang mengalami kebocoran.
Para personel Satgas Pasukan Biru juga terlihat berjibaku mengisi karung pasir muatan geobag di area TPU Rorotan sebagai upaya mitigasi luapan air.
Sementara itu, armada pompa tambahan bernomor lambung B 9082 UOQ, B 9982 PQV, dan B 9998 PQV turut disiagakan untuk menyedot air di wilayah permukiman Muara Angke, Penjaringan.
Baca Juga: Tinggi Air Pintu Pasar Ikan Turun, Genangan Rob di Depan JIS Ikut Surut
Masyarakat yang beraktivitas di sekitar wilayah Jakarta Utara diimbau untuk meningkatkan kehati-hatian saat melintasi kawasan yang terdampak genangan.
"Tetap waspada dan utamakan keselamatan di perjalanan," tutup keterangan resmi tersebut.
Sebagaimana diketahui, wilayah pesisir Jakarta memang kembali dihadapkan pada ancaman banjir rob sampai 7 Januari 2026 nanti.
Fenomena pasang maksimum air laut yang bersamaan dengan fenomena fase Bulan Purnama dan Perigee berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut di kawasan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Lawan Status Tersangka TPPU, Febrie Adriansyah Uji Keabsahan Penahanan di Sidang Praperadilan
-
Langsung Antre, Harga Emas Antam Lagi Murah Hari Ini Dipatok Rp2.645.000/Gram
-
Gunung Anak Krakatau Menggeliat, Abu Vulkaniknya Mulai Bikin Warga Pulau Sebesi Sesak Napas
-
Gempa Flores Ganggu Layanan Indosat, IM3 dan Tri Masih Dalam Proses Pemulihan
-
Lenovo IdeaPad Slim 3i, Laptop AI Harga Mulai Rp11,7 Juta, Bawa NPU 17 TOPS, dan RAM Upgradable
-
Bikin Matte Seharian! 4 Sunscreen Korea Oil Control untuk Kulit Berminyak
-
IHSG Dibayangi Aksi Jual Saham AI, Perusahaan Outsourcing Justru Bersinar
-
Micellar Water Wardah Pink untuk Kulit Apa? Ini Klaim dan Review Pengguna
-
Jurus Agar Pemerintah Bisa Capai Target Lifting Minyak 610 Bph di 2027
-
Bongkar Pengelolaan Dana Umat, Transparansi Digital Jadi Kunci Perkuat Kepercayaan Publik