- Genangan rob di Jalan RE Martadinata, Jakarta Utara, surut total pada Jumat (2/1/2026) pukul 13.17 WIB.
- Penyebab genangan adalah pasang maksimum air laut akibat Bulan Purnama dan Perigee, membuat air mencapai 15 cm.
- Suku Dinas SDA Jakarta Utara mengoperasikan pompa optimal, kini kondisi lalu lintas kawasan Papanggo telah terkendali.
Suara.com - Genangan air rob yang sempat merendam Jalan RE Martadinata, tepat di depan Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, akhirnya teratasi pada Jumat (2/1/2026).
Berdasarkan informasi BPBD DKI Jakarta, air laut pasang tersebut dipastikan telah surut total sekitar pukul 13.17 WIB.
Sebelumnya, ketinggian air di lokasi tersebut sempat mencapai 15 sentimeter pada pukul 09.00 WIB akibat naiknya status Pintu Air Pasar Ikan menjadi Siaga 1.
Fenomena banjir pesisir ini terjadi seiring dengan fase Bulan Purnama dan Perigee yang memicu pasang maksimum air laut di wilayah pesisir utara Jakarta.
Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara langsung bergerak cepat dengan mengoperasikan pompa air secara optimal di titik krusial tersebut guna meminimalisir dampak genangan.
"Pengoperasian pompa air untuk penanganan banjir rob akibat pasang air laut," bunyi keterangan dalam unggahan akun media sosial resmi mereka.
Dengan bantuan petugas gabungan di lapangan, kondisi pompa serta tinggi muka air dipantau secara berkala untuk memastikan aliran air berfungsi dengan baik.
Upaya keras petugas pasukan biru membuahkan hasil karena situasi lalu lintas di kawasan Papanggo kini kembali terkendali tanpa hambatan genangan.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengonfirmasi kondisi terkini di lapangan yang sudah kondusif pascapenanganan intensif.
Baca Juga: Pintu Air Pasar Ikan Siaga 1, Warga Pesisir Jakarta Diminta Waspada Banjir Rob
"Alhamdulillah, sudah surut," kata Yohan saat dikonfirmasi, Jumat (2/1/2026) siang.
Data sejak pukul 12.00 WIB menunjukkan tinggi muka air di Pintu Air Pasar Ikan telah berangsur turun ke level 230 cm atau berstatus Siaga 2.
Meski demikian, BPBD DKI Jakarta tetap mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap peringatan dini banjir pesisir yang diprediksi BMKG masih berpotensi terjadi hingga 7 Januari 2026 mendatang.
Berita Terkait
-
Pintu Air Pasar Ikan Siaga 1, Warga Pesisir Jakarta Diminta Waspada Banjir Rob
-
Pendidikan Tak Boleh Terputus Bencana, Rektor IPB Pastikan Mahasiswa Korban Banjir Bisa Bebas UKT
-
42 Ribu Rumah Hilang, Bupati Aceh Tamiang Minta BLT hingga Bantuan Pangan ke Presiden Prabowo
-
Tanggul Belum Diperbaiki, Kampung Raja Aceh Tamiang Kembali Terendam Banjir
-
Walau Rindu Keluarga, Pahlawan Ini Hadir untuk Menjaga Harapan Tetap Menyala
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi
-
Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana
-
Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan
-
Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah
-
Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo
-
Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL
-
KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan
-
Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....
-
Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan
-
2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar