- Upaya warga Kota Bambu Selatan menggagalkan pencurian motor di Palmerah berujung penembakan oleh pelaku.
- Salah satu pelaku melepaskan tembakan tiga kali, mengakibatkan seorang warga penjual beras terluka di lutut.
- Polisi membentuk tim gabungan untuk memburu kedua pelaku yang berhasil melarikan diri membawa motor curian.
Suara.com - Suasana di Jalan Andong, Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, berubah mencekam ketika aksi heroik warga yang mencoba menggagalkan pencurian motor dibalas dengan timah panas.
Dua orang pencuri yang terpojok nekat melepaskan tembakan membabi buta ke arah kerumunan, melukai seorang warga.
Peristiwa brutal ini sontak membuat geger warga sekitar. Keberanian para pelaku yang tak segan menggunakan senjata api di tengah permukiman padat menjadi bukti bahwa ancaman kejahatan jalanan semakin mengkhawatirkan.
Ketua RT 05/RW 06 Kota Bambu Selatan, Tri Lugianto, yang berada di lokasi, membeberkan kronologi kejadian menegangkan tersebut.
Menurutnya, aksi pencurian itu sebenarnya sudah berhasil dilakukan oleh kedua pelaku. Mereka kepergok justru saat hendak membawa kabur motor hasil curiannya.
“Sudah mencuri, dan kebetulan kendaraan tersebut itu sudah sempat dibawa,” kata Tri, saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (7/1/2026).
Melihat motor milik tetangganya dibawa kabur, warga secara spontan langsung bereaksi. Mereka berhamburan keluar dan berupaya mengepung kedua pelaku untuk menghentikan pelarian mereka. Aksi kejar-kejaran singkat pun tak terhindarkan.
Warga bahkan sempat berhasil menyudutkan dan melumpuhkan salah seorang pelaku. Perkelahian sengit pun terjadi antara seorang warga dengan satu pelaku yang tertangkap.
Namun, situasi berubah menjadi horor ketika rekan pelaku yang lain mengambil tindakan di luar dugaan.
Baca Juga: Terekam CCTV! Detik-Detik Curanmor Bersenpi Teror Warga Kembangan di Siang Bolong
Bukannya menyerah, pelaku kedua justru mengeluarkan sebuah benda yang diduga kuat adalah senjata api. Tanpa pikir panjang, ia langsung mengarahkannya ke kerumunan warga yang mengepung rekannya.
Menurut kesaksian Tri, pelaku melepaskan tembakan sebanyak tiga kali. Suara letusan senjata api itu sontak membuat warga panik dan berhamburan mencari perlindungan.
Nahas, salah satu dari peluru tersebut mengenai seorang warga yang berprofesi sebagai penjual beras.
“Yang terkena tembakan adalah penjual beras yang di depan sana itu. Sempat terjungkal juga,” jelas Tri, menggambarkan detik-detik saat korban tertembak.
Sementara itu, Kapolsek Palmerah, Kompol Gomos Simamora, membenarkan insiden penembakan tersebut.
Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam dan saat ini sedang melakukan perburuan besar-besaran terhadap kedua pelaku. Sebuah tim gabungan telah dibentuk untuk mengungkap kasus ini.
“Ditangani sama tim Resmob, Polda, Polres sama Polsek, masih didalami dulu, pelakunya kabur,” kata Gomos.
Dalam pelariannya, para pelaku berhasil membawa kabur motor curian. Namun, akibat perlawanan sengit dari warga, mereka terpaksa meninggalkan motor yang mereka gunakan untuk beroperasi di lokasi kejadian. Motor tersebut kini menjadi barang bukti penting bagi polisi.
Terkait kondisi korban, Gomos memastikan bahwa nyawanya berhasil diselamatkan. Korban hanya mengalami luka pada bagian lutut dan telah mendapatkan penanganan medis secara intensif.
“(Korban) selamat, cuma luka tembak aja, satu, lututnya luka. Ditangani di RS Pelni Petamburan,” tandasnya.
Berita Terkait
-
Terekam CCTV! Detik-Detik Curanmor Bersenpi Teror Warga Kembangan di Siang Bolong
-
Detik-detik Tembok Sekolah di Palmerah Roboh: Udah Goyah, Lari Selamatkan Diri dari Api
-
Viral Todongkan Sajam di Tambora, Penjambret Diringkus Polisi Saat Tertidur Pulas
-
Plot Twist Kasus Curanmor Cengkareng: Dituduh Maling Gegara Baju, 6 Pria Malah Positif Sabu
-
Drama Penangkapan Maling Motor di Cengkareng: Ada Wanita dan Pengakuan Palsu!
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih
-
Tolak Hukuman Mati ABK Fandi Ramadan di Kasus 2 Ton Sabu, Legislator DPR: Bukan Aktor Dominan
-
Polisi Ungkap Kendala di Balik Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Konten Kreator Cinta Ruhama
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh
-
Update RUU PPRT dan Revisi UU Ketenagakerjaan di DPR, Partisipasi Publik Digelar Mulai 15 Maret
-
Tragis! Ibu di Sumbawa Tega Bakar Anak Gegara Tolak Cari Pakan Ternak