- Polisi selidiki kasus teror yang dialami oleh DJ Donny dan influencer lainnya.
- Hingga kini, penyidik telah memeriksa sebanyak 12 orang saksi.
- Teror meliputi pengiriman bangkai ayam hingga pelemparan bom molotov ke rumah korban.
Suara.com - Polda Metro Jaya terus mendalami laporan dugaan teror yang dialami oleh Ramond Dony Adam alias DJ Donny dan sejumlah influencer lainnya. Hingga kini, penyelidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) telah memeriksa 12 orang saksi untuk mengungkap rangkaian peristiwa dan pelaku di balik aksi intimidasi tersebut.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, mengatakan bahwa pemeriksaan dilakukan terhadap pihak-pihak yang mengetahui, mendengar, maupun mengalami langsung peristiwa teror.
“Untuk laporan atas dugaan teror yang dialami oleh beberapa influencer, saat ini kami sedang menangani laporan polisi yang sehubungan peristiwa hukum tersebut dan kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap 12 orang saksi,” kata Iman di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (12/1/2026).
Selain memeriksa saksi, penyelidik juga terus mengumpulkan berbagai dokumen dan alat bukti lain untuk melengkapi konstruksi hukum perkara secara utuh.
“Kemudian terhadap dokumen-dokumen lain juga terus kami lakukan pengumpulan alat bukti untuk melengkapi sehingga konstruksi perbuatan hukumnya secara utuh,” ujarnya.
Iman menegaskan, pendalaman dilakukan secara maksimal terhadap seluruh laporan polisi yang diajukan oleh para influencer.
“Laporan polisi lain yang dialami oleh para influencer dan sudah melakukan pelaporan terhadap Polda Metro Jaya, kami terus melakukan pendalaman dengan maksimal,” tegasnya.
Sebelumnya, DJ Donny telah melaporkan serangkaian teror yang menimpanya, mulai dari pengiriman bangkai ayam berisi pesan ancaman hingga pelemparan bom molotov ke rumahnya pada dini hari. Dalam kasus tersebut, polisi telah mengamankan rekaman CCTV dan memeriksa sejumlah saksi awal.
Polda Metro Jaya menyatakan, langkah penyelidikan ini dilakukan bersamaan dengan upaya preventif untuk menjaga keamanan, mengingat aksi teror tersebut telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Baca Juga: BNI Dukung Danantara Serahkan 600 Hunian Layak Pascabencana di Aceh Tamiang
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
Terkini
-
Rekomendasi Rakernas PDIP: Desak Pilkada Tetap Langsung Dipilih Rakyat, Usul Ada E-voting
-
Ketua KONI Ponorogo Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Bupati Nonaktif Sugiri Sancoko
-
Libatkan Ahli, Polisi Bedah Batas Kebebasan Berekspresi dalam Kasus Mens Rea Pandji Pragiwaksono
-
Prabowo Duga Ada Kekuatan Asing Bayar Segelintir Orang untuk Mengejek
-
Bantah Tak Kooperatif, Legislator Bekasi Nyumarno Sambangi KPK: Undangan Tak Sampai ke Alamat KTP
-
Prabowo Janjikan Kampus Kedokteran Gratis
-
50 Medsos Lokal Ramaikan ISMN Yogyakarta Meetup 2026, Bahas Kolaborasi di Era Digital
-
Diduga Disambar Petir, Lantai 5 Tzu Chi School PIK Terbakar: Kerugian Ditaksir Rp200 Juta
-
Gus Ipul Berkelakar soal Khofifah: Tiga Kali Pilgub Lawannya Sama, Bergantian Jadi Mensos
-
Waspada Banjir di Puncak Musim Hujan, Ini 5 Hal Penting yang Wajib Disiapkan