-
Identitas Korban Terkonfirmasi Kepala Desa Bangun Jaya mengonfirmasi enam warga Kampung Cimapag Hilir meninggal dunia akibat insiden kepulan asap di area pertambangan PT Antam Pongkor pada Sabtu, 17 Januari 2026.
-
Daftar Nama Warga Tewas Enam korban jiwa dalam tragedi ini adalah Firman, Beni Candra, Adun, Sony, Asri, dan Mubarok, yang diduga melakukan aktivitas penambangan ilegal berisiko tinggi di area tersebut.
-
Adanya Korban yang Selamat Selain enam korban tewas, terdapat tiga warga lain yang ditemukan dalam kondisi pingsan namun berhasil diselamatkan, meskipun identitas resmi para penyintas tersebut belum dirilis ke publik.
Suara.com - Kabar duka yang menyayat hati datang dari Desa Bangun Jaya, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor. Insiden kepulan asap di area pertambangan PT Antam Pongkor telah merenggut nyawa enam warganya.
Setelah sebelumnya simpang siur, identitas keenam korban kini telah terkonfirmasi.
Kades Bangun Jaya, Haji Abdul Halim, dengan nada penuh duka membenarkan kabar buruk tersebut.
"Ya betul warga bangunjaya Kampung Cimapag Hilir ada 6 orang," ungkapnya kepada Suara.com, Sabtu 17 Januari 2026.
Pengakuan ini sekaligus mengakhiri spekulasi yang selama ini beredar di media sosial.
Enam warga yang menjadi korban berasal dari Kampung Cimapag Hilir, Desa Bangun Jaya.
Informasi ini menguatkan dugaan bahwa aktivitas penambangan ilegal (gurandil) di area tambang memiliki risiko tinggi bagi warga sekitar yang seringkali melakukan aktivitas tersebut secara berkelompok atau melibatkan keluarga.
Berikut adalah daftar lengkap nama keenam warga Kampung Cimapag Hilir yang menjadi korban meninggal dunia dalam tragedi asap di tambang emas PT Antam Pongkor:
1. Firman
2. Beni Candra
3. Adun
4. Sony
5. Asri
6. Mubarok
Baca Juga: Fakta Pahit! Sempat Dibantah Polisi, Kades Bangun Jaya Benarkan 6 Warganya Tewas di Lubang Pongkor
Haji Abdul Halim juga menyebutkan adanya tiga warga lain yang berhasil selamat namun dalam kondisi pingsan.
"Total 6 orang yang meninggal, untuk yang selamat dengan kondisi pingsan, bisa diselamatkan ada 3 orang," jelasnya.
Namun, identitas ketiga korban selamat ini masih belum dirilis secara resmi.
Berita Terkait
-
Fakta Pahit! Sempat Dibantah Polisi, Kades Bangun Jaya Benarkan 6 Warganya Tewas di Lubang Pongkor
-
Bupati Bogor Tak Mau Tutup Mata, Rudy Susmanto Janji Telusuri Kabar Korban Jiwa di Pongkor
-
Misteri Asap di Nanggung: Video Evakuasi Viral Disebut Hoaks, Tapi Isu Korban Jiwa Terus Menguat
-
Libur Isra Miraj, 3.300 Kendaraan Padati Jalur Wisata Puncak
-
Harga Emas Batangan Antam Terkoreksi Jelang Akhir Pekan
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer
-
Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal
-
Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi
-
Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu
-
Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
Dipolisikan Kasus Penistaan Agama, JK Larang Umat Islam Demo Bela Dirinya: Jangan!
-
JK Pertimbangkan Lapor Balik Pelapor Kasus Dugaan Penistaan Agama: Mereka Memfitnah Saya!
-
JK Klarifikasi Pernyataan Soal Poso-Ambon: Saya Bicara Realita Sosiologis, Bukan Dogma Agama