- Harga emas Antam Jumat, 16 Januari 2026, turun Rp6.000 menjadi Rp2.669.000 per gram.
- Harga pembelian kembali (buyback) emas Antam juga menurun, ditetapkan pada Rp2.515.000 per gram.
- Transaksi buyback di atas Rp10 juta dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 1,5% atau 3% tergantung kepemilikan NPWP.
Suara.com - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencatatkan penurunan pada perdagangan akhir pekan.
Berdasarkan informasi resmi dari laman Logam Mulia pada Jumat (16/1/2026), harga emas Antam terkoreksi sebesar Rp6.000 per gram, sehingga kini berada di posisi Rp2.669.000 dibandingkan harga sebelumnya yang mencapai Rp2.675.000.
Sejalan dengan penurunan harga beli, harga pembelian kembali atau buyback oleh Antam juga mengalami penyusutan. Harga buyback emas Antam saat ini dipatok pada angka Rp2.515.000 per gram.
Penting bagi investor untuk memperhatikan bahwa setiap transaksi penjualan kembali dikenakan potongan pajak sesuai dengan regulasi PMK No. 34/PMK.10/2017.
Aturan ini berlaku untuk seluruh jenis gramasi, mulai dari pecahan 1 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram.
Khusus untuk transaksi buyback dengan nominal di atas Rp10 juta, PT Antam Tbk akan mengenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22.
Besaran pajaknya adalah 1,5 persen bagi pemilik Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), sedangkan untuk yang tidak memiliki NPWP dikenakan tarif lebih tinggi, yakni 3 persen. Pajak tersebut akan langsung dipotong dari total nilai transaksi yang diterima pelanggan.
Harga Pecahan Emas Antam Hari Ini
Berikut adalah rincian harga emas batangan yang tercatat di Butik Emas Logam Mulia Antam per Jumat, 16 Januari 2026:
Baca Juga: Harga Emas di Pegadaian Naik Lagi! Kompak Meroket Berturut-turut
Emas 0,5 gram: Rp1.384.500
Emas 1 gram: Rp2.669.000
Emas 2 gram: Rp5.288.000
Emas 3 gram: Rp7.914.000
Emas 5 gram: Rp13.160.000
Emas 10 gram: Rp26.240.000
Emas 25 gram: Rp65.435.000
Emas 50 gram: Rp130.705.000
Emas 100 gram: Rp261.260.000
Emas 250 gram: Rp652.840.000
Emas 500 gram: Rp1.305.400.000
Emas 1.000 gram: Rp2.609.600.000
Tren penurunan harga ini bisa menjadi momentum bagi masyarakat yang ingin melakukan akumulasi investasi emas batangan sebagai aset lindung nilai dalam jangka panjang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi
-
Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar
-
Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?
-
Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan
-
Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?
-
Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!
-
Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera
-
Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan
-
Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula
-
Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar