- BMKG mengeluarkan peringatan cuaca buruk pada Minggu (18/1/2026) akibat Siklon Tropis Nokaen dan bibit siklon.
- Siklon Nokaen di Laut Filipina Utara sebabkan perlambatan massa udara, memicu hujan di banyak provinsi Indonesia.
- Beberapa wilayah seperti Bengkulu, Jawa, dan Bali diprediksi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat disertai angin kencang.
Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca buruk yang akan melanda sebagian besar wilayah Indonesia pada Minggu (18/1/2026).
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi akibat intensitas hujan yang tinggi disertai angin kencang.
Berdasarkan analisis atmosfer terkini per Sabtu (17/1/2026), kondisi cuaca yang bergejolak ini dipicu oleh keberadaan Siklon Tropis Nokaen serta sejumlah bibit siklon yang memengaruhi sirkulasi angin secara masif di wilayah Nusantara.
BMKG memprediksi Siklon Tropis Nokaen akan berada di sekitar wilayah Laut Filipina Utara hingga Sulawesi Utara dalam 24 jam ke depan.
Meski diproyeksikan bergerak menjauhi wilayah Indonesia ke arah timur laut dengan kecepatan angin maksimum 35 knot, siklon ini memicu terbentuknya area pertemuan angin dan perlambatan massa udara yang signifikan.
Selain itu, terpantau Bibit Siklon Tropis 96S di Samudera Hindia sebelah selatan Pulau Jawa. Sistem ini menyebabkan peningkatan kecepatan angin hingga lebih dari 25 knot di perairan selatan Jawa.
Walaupun peluangnya menjadi siklon tropis tergolong rendah, keberadaan bibit siklon ini tetap memperkuat pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah konvergensi.
Di saat yang sama, Bibit Siklon Tropis 97S juga terdeteksi di pesisir utara Australia.
Meski posisinya cenderung menetap (stasioner), pergerakannya ke arah barat-barat laut berpotensi memengaruhi kondisi cuaca di perairan selatan Indonesia seiring dengan peningkatan intensitasnya secara perlahan.
Baca Juga: Jakarta Selatan dan Timur Dibayangi Hujan Lebat dan Angin Kencang Siang Ini, Cek Wilayah Terdampak!
Daftar Wilayah Terdampak Cuaca Ekstrem 18 Januari 2026
Kombinasi dinamika atmosfer, termasuk sirkulasi siklonik di barat daya Bengkulu, memicu potensi hujan dengan kategori bervariasi di sejumlah provinsi sebagai berikut:
1. Wilayah Berpotensi Hujan Sedang hingga Lebat:
Sumatera Utara
Sumatera Barat
Jambi
Sumatera Selatan
Kepulauan Bangka Belitung
Lampung
DI Yogyakarta
Kalimantan Utara & Kalimantan Selatan
Sulawesi Barat & Sulawesi Selatan
Maluku Utara & Maluku
Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua
2. Wilayah Berpotensi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat:
Bengkulu
Banten
DKI Jakarta
Jawa Barat
Jawa Tengah
Jawa Timur
Bali
Nusa Tenggara Barat (NTB)
Nusa Tenggara Timur (NTT)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 4 Mobil Keluarga Bekas 50 Jutaan: Mesin Awet, Cocok Pemakaian Jangka Panjang
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Prediksi Cuaca Hari Ini, Minggu 18 Januari: Jabodetabek Waspada Hujan Deras
-
SIPSS Polri 2026: Jadwal, Syarat, Link Pendaftaran dan Daftar Jurusan
-
Bongkar 6 Nyawa yang Masih Terjebak, Adian Ingatkan Sejarah Kelam 'Asap Pengusir' di Pongkor
-
Dirut IAT: Ada 7 Kru Pesawat ATR 42 yang Hilang di Maros
-
Antisipasi Banjir Rob hingga 20 Januari, Ancol Siagakan 68 Pompa Air
-
Menteri KKP: Tiga Personel PSDKP Hilang di Balik Kabut Maros
-
Operasi Modifikasi Cuaca, BPBD DKI Sebar 2,4 Ton Garam untuk Halau Hujan Jakarta
-
Pakar Ingatkan Bahaya Konsumsi Ikan dari Perairan Tercemar Sampah Muara Baru
-
Pesawat ATR 400 Hilang Kontak di Maros, TNI AU Terjunkan Helikopter Caracal Sisir Lokasi
-
Pakar Kesehatan Soroti Bahaya Lautan Sampah Muara Baru bagi Warga Pesisir