- BMKG merilis peringatan dini cuaca ekstrem dengan hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang pada Sabtu (17/1/2026) pagi.
- Prakiraan cuaca buruk terdeteksi pertama kali di Jakarta Pusat, Barat, serta wilayah penyangga seperti Bekasi dan Tangerang sejak pukul 08:25 WIB.
- Dampak cuaca ekstrem ini diperkirakan berlangsung hingga pukul 11:00 WIB, masyarakat diminta waspada potensi genangan dan jarak pandang terbatas.
Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem yang melanda wilayah Jabodetabek pada Sabtu (17/1/2026).
Berdasarkan laporan tersebut, sejumlah titik di ibu kota dan sekitarnya berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
"Berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang pada pukul 08:25 WIB," tulis BMKG dalam keterangan resminya.
Prakiraan cuaca buruk ini mulai terdeteksi di beberapa wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Utara, hingga Jakarta Barat sejak pukul 08:25 WIB.
Wilayah Jakarta Pusat yang terdampak pada titik awal meliputi kawasan Gambir, Sawah Besar, hingga Kemayoran.
Sementara itu, wilayah Jakarta Barat seperti Cengkareng, Kalideres, hingga Kembangan juga masuk dalam zona waspada hujan pagi ini.
Tidak hanya di Jakarta, daerah penyangga seperti Kabupaten Bekasi dan Kota Tangerang turut menjadi lokasi awal turunnya hujan lebat.
BMKG memprediksi cakupan cuaca ekstrem ini akan semakin meluas ke berbagai sudut kota dalam waktu singkat.
Di Jakarta Pusat, hujan diprediksi bakal meluas ke wilayah Senen, Cempaka Putih, Menteng, Tanah Abang hingga Johar Baru.
Baca Juga: BMKG Rilis Peringatan Dini, Hujan Lebat dan Angin Kencang Berpotensi Landa Jakarta Hari Ini
Begitu pula di Jakarta Barat, warga Grogol Petamburan dan Kebon Jeruk juga diimbau bersiap menghadapi guyuran hujan sebelum berakhir pekan.
Wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pun diperkirakan bakal terdampak perluasan awan hujan.
Beberapa titik di Jakarta Selatan yang harus bersiaga di antaranya adalah Tebet, Setiabudi, Mampang Prapatan, Pasar Minggu, Kebayoran Lama, Cilandak, Kebayoran Baru, Pancoran, Pesanggrahan hingga Jagakarsa.
Sedangkan untuk Jakarta Timur, wilayah Matraman, Pulogadung, Jatinegara, Kramatjati, Pasar Rebo, Cakung, Duren Sawit, Makasar, Ciracas hingga Cipayung diprediksi tidak luput dari guyuran hujan dan angin kencang.
Situasi atmosfer yang kurang bersahabat ini diperkirakan tidak akan mereda dalam waktu cepat bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan.
"Kondisi ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pukul 11:00 WIB," lanjut BMKG dalam peringatannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Belajar dari Broken String Aurelie Moeremans: Mengapa Korban Sulit Lepas dari Jerat Pelaku?
-
Bupati Bogor Tak Mau Tutup Mata, Rudy Susmanto Janji Telusuri Kabar Korban Jiwa di Pongkor
-
Balik Kampung Bangun Masjid Rp1 Miliar, Haji Suryo Siapkan 3.000 Loker di Lampung Timur
-
Misteri Asap di Nanggung: Video Evakuasi Viral Disebut Hoaks, Tapi Isu Korban Jiwa Terus Menguat
-
Bukan Sekadar Elektoral, Legislator Gerindra Sebut Era Prabowo Sebagai Fase Koreksi Sejarah
-
JATAM Ungkap 551 Izin Industri Ekstraktif Kepung Sumatra, Masuk Kawasan Rawan Bencana
-
Mobil Listrik Terbakar Hebat di Tol Lingkar Luar, Penyebabnya Diduga Korsleting
-
Mayat Pria Tanpa Identitas dengan Luka Lebam Mengapung di Kali Ciliwung, Korban Pembunuhan?
-
Presiden Prabowo Dukung Penuh Sasakawa Foundation Berantas Kusta di Indonesia
-
MBG Selama Ramadan Dianggap Penting Agar Nutrisi Anak Tetap Terpenuhi