- BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem Jabodetabek pada Kamis, 15 Januari 2026, mulai pukul 13.25 WIB.
- Potensi hujan sedang hingga lebat disertai kilat dan angin kencang terpantau dari Bogor meluas ke Jakarta.
- Dampak cuaca buruk ini diperkirakan berlangsung hingga pukul 15.00 WIB, khususnya di Jakarta Selatan dan Timur.
Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Jabodetabek pada Kamis (15/1/2026).
Berdasarkan pantauan terbaru, sejumlah titik di kawasan penyangga dan ibu kota diprediksi akan mengalami fenomena atmosfer yang cukup signifikan.
Pihak BMKG menginformasikan bahwa potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat akan melanda beberapa lokasi tersebut.
Kondisi cuaca ini diperkirakan dapat disertai dengan kemunculan kilat atau petir serta hembusan angin kencang yang tiba-tiba.
"Berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang," bunyi informasi dari laman resmi BMKG.
Berdasarkan data yang dihimpun, perubahan cuaca yang cukup drastis ini mulai terdeteksi dan diprakirakan berlangsung sejak pukul 13.25 WIB.
Titik awal konsentrasi awan hujan terpantau berada di wilayah Kabupaten Bogor, khususnya di daerah Nanggung dan Leuwisadeng.
Namun, jangkauan cuaca buruk tersebut diprediksi bakal meluas hingga merambah ke jantung Kota Jakarta dalam waktu dekat.
Wilayah Jakarta Selatan menjadi salah satu titik yang perlu meningkatkan kewaspadaan karena cakupan wilayah terdampak yang tergolong luas.
Baca Juga: Tangis dan Amarah Bercampur, Pendukung Protes Keras Vonis Pidana Laras Faizati
Beberapa kecamatan di Jakarta Selatan yang berpotensi terdampak antara lain Tebet, Setiabudi, Mampang Prapatan, Pasar Minggu, Kebayoran Lama, Cilandak, Kebayoran Baru, Pancoran, Jagakarsa, dan Pesanggrahan.
Tidak hanya itu, Jakarta Timur juga masuk dalam radar peringatan dini dengan menyasar area seperti Jatinegara, Kramat Jati, Pasar Rebo, Duren Sawit, Makasar, Ciracas, hingga Cipayung.
"Kondisi ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pukul 15.00," lanjutan paparan BMKG mengenai potensi cuaca ekstrem hari ini.
Masyarakat yang sedang beraktivitas di luar ruangan diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi dahan pohon patah atau genangan air.
BMKG terus memperbarui data secara berkala guna memastikan masyarakat mendapatkan informasi akurat mengenai pergerakan cuaca di Jabodetabek.
Berita Terkait
-
Tangis dan Amarah Bercampur, Pendukung Protes Keras Vonis Pidana Laras Faizati
-
Antisipasi Banjir, Jakarta Selatan Siagakan Puluhan Pompa Air di Titik Rawan
-
Bebas dari Tahanan dan Divonis Pengawasan, Laras Faizati: Keadilan Belum Sepenuhnya Ditegakkan!
-
4 Alasan Hakim Vonis Laras Faizati 6 Bulan Tapi Langsung Bebas
-
Ya Allah Kabulkan Doa John Herdman Ini untuk Pemain Lokal Rp 11,30 Miliar
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
Pilihan
-
Percakapan Terakhir Ali Khamenei Sebelum Dibom Israel-AS Terungkap: Menolak Masuk Bunker
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
Terkini
-
Kuwait Tembak Jatuh 3 Pesawat Tempur F-15 Amerika Serikat
-
Wilayah Udara Timur Tengah Ditutup, Ditjen Imigrasi Berlakukan Izin Tinggal Terpaksa untuk WNA
-
Alarm Merah! 75 Ribu Pelajar di Bandung Terindikasi Gangguan Mental
-
Iran Tegaskan Tak Ada Negosiasi, Harap Negara Sahabat Kutuk Serangan AS
-
Percakapan Terakhir Ali Khamenei Sebelum Dibom Israel-AS Terungkap: Menolak Masuk Bunker
-
Guncang Dunia! AS-Israel Bombardir Lebih 2.000 Lokasi di Iran
-
MK Putuskan Penyakit Kronis Masuk Kategori Disabilitas, Kabar Baik Bagi Pejuang Autoimun dan Saraf
-
Bareskrim Bongkar Rantai Bandar Narkoba Ko Erwin: Charlie dan Arfan Dicokok, The Doctor Diburu
-
Dipanggil KPK untuk Kasus DJKA, Eks Menhub Budi Karya Absen Alasan Sakit
-
Dubes Iran Respons Niat Prabowo Jadi Juru Damai, Begini Katanya