- Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dikritik netizen setelah video kunjungannya di Wamena viral.
- Warga Wamena menyampaikan keluhan langsung tentang harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang mencapai Rp25.000 per liter.
- Gibran merespons keluhan harga BBM dengan mengalihkan fokus pada rencana pengaspalan jalan di wilayah tersebut.
Suara.com - Jagat maya mendadak riuh setelah sebuah potongan video kunjungan kerja Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Wamena, Papua, viral di media sosial.
Video yang diunggah oleh akun X @bripvdv tersebut menangkap momen kontras antara keluhan getir warga soal biaya hidup dan respons sang Wapres yang dinilai netizen terlampau santai.
Dalam momen interaksi langsung tersebut, seorang pria warga lokal memberanikan diri menyampaikan fakta pahit yang mencekik ekonomi masyarakat di pegunungan Papua. Ia membeberkan bahwa harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayahnya melambung tinggi, jauh melampaui harga resmi yang ditetapkan pemerintah pusat.
“Bahan bakarnya harga mahal, jadi tolong bapak kasih turun harganya, itu saja saya sampaikan. Harga ada Rp25 (ribu), ada Rp20 (ribu) begitu satu liter," ujar warga tersebut dengan nada penuh harap, seperti dikutip dari video unggahan Rabu (21/1/2026).
Gibran tampil dengan mengenakan kemeja hijau, celana hitam, topi, lengkap dengan tas cokelat yang melingkar di bahunya, putra sulung Jokowi ini tampak mendengarkan aspirasi tersebut.
Namun, bukan gaya busananya yang memicu perdebatan panas netizen, melainkan ekspresi wajah dan jawabannya saat menghadapi persoalan harga BBM yang mencapai Rp25.000 per liter—hampir tiga kali lipat dari harga di Pulau Jawa.
Mendengar angka tersebut, Gibran tampak tetap tenang dengan ekspresi datar. Ia sempat melontarkan pertanyaan singkat untuk membedah jenis BBM yang dimaksud.
“Apa (jenisnya), Pertalite?" tanya Gibran singkat.
Setelah warga mengonfirmasi bahwa harga selangit itu berlaku untuk semua jenis BBM termasuk solar, Gibran memberikan jawaban yang kini menjadi buah bibir. Alih-alih menjanjikan intervensi harga jangka pendek atau solusi distribusi energi, Gibran justru mengalihkan fokus pada proyek infrastruktur yang tengah ia tinjau.
Baca Juga: Airlangga Yakin Lahan Papua Lebih Bagus untuk Food Estate Ketimbang Australia
"Nanti saya atasi ya, kita ini dulu mau aspal jalan-jalannya dulu ya, bareng-bareng sama inflasi jadi," jawab Gibran dengan nada bicara yang dinilai sebagian netizen cukup cuek.
Tuai Pro dan Kontra Netizen
Meskipun warga dalam video tersebut akhirnya mengucapkan terima kasih atas rencana pengaspalan jalan, narasi di media sosial justru berkembang liar. Banyak netizen yang menyayangkan sikap Gibran yang dianggap "minimalis" dalam menunjukkan empati.
Respons Gibran yang menjawab persoalan harga energi dengan janji pembangunan jalan dianggap tidak menjawab urgensi kebutuhan mendesak warga. Netizen menyoroti kontras antara urgensi warga yang kesulitan membeli BBM dengan sikap tenang—bahkan cenderung minim emosi—dari sang Wakil Presiden.
Hingga berita ini diturunkan, video tersebut terus menuai beragam komentar dan dibagikan ulang, memicu diskusi panjang soal komitmen pemerintah dalam mewujudkan "BBM Satu Harga" di tanah Papua.
Reporter: Tsabita Aulia
Berita Terkait
-
Pandji Pragiwaksono Tanggapi Sindiran Tretan Muslim dan Coki Pardede Bareng Wapres Gibran
-
Puji Pandji Pragiwaksono Lucu, Gibran Rakabuming Raka Sebut Ada yang Lebih Parah dari Mens Rea
-
Sambung Candaan Pandji, Coki Pardede dan Tretan Muslim Kasih Kopi ke Gibran Biar Tak Ngantuk
-
OPM Tembaki Pesawat Hercules, Wapres Gibran Batal ke Yahukimo dan Balik ke Jakarta
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
Terkini
-
Modus Perusahaan Cangkang, Bareskrim Sikat Penyelundup 56 Ribu iPhone Ilegal Senilai Rp235 Miliar!
-
Amerika Terancam Krisis Rudal Jika Perang Berlanjut dengan Iran
-
Tumpahan Minyak Raksasa di Teluk Persia, Perang AS vs Iran Picu Bencana Ekologis
-
UU PPRT Disahkan Usai 22 Tahun Mangkrak, Aktivis: Kami Apresiasi Dasco
-
Gelapkan Uang Zakat Rp800 M, Pelaku Pakai Dana Umat untuk Investasi dan Beli Mobil Mewah
-
Ungkap Pertemuan Prabowo-Dudung, Seskab Teddy: Bahas Kondisi Pertahanan hingga Geopolitik Global
-
Julukan Scambodia Picu Amarah Phnom Penh, Pemerintah Kamboja Serang Media AS
-
Jawab Tantangan Gubernur Pramono, Bank Jakarta Pasang Target Jadi Orkestrator Ekonomi Ibu Kota
-
Silent Treatment Ala Iran Usai Trump Umumkan Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Tentara Israel yang Hancurkan Patung Yesus di Lebanon Dijatuhi Hukuman Ringan