- Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan tanah Merauke lebih unggul daripada Australia untuk food estate.
- Para ahli Australia meyakini Merauke lebih baik untuk pertanian tebu dibandingkan Australia karena kualitas tanahnya.
- Merauke ditetapkan sebagai lumbung pangan nasional fokus pada pengembangan tebu dan etanol yang didukung riset bibit.
Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengklaim kalau lahan Merauke di Papua lebih bagus untuk dijadikan food estate ketimbang Australia.
Menko Perekonomian mengklaim kalau penilaian itu diperoleh dari para ahli asal Australia. Menurutnya, kualitas tanah di Merauke, Papua, lebih baik dibandingkan Australia.
"Kalau dari berbagai expert dari Australia, mengatakan apa yang tanah daripada di Merauke dibandingkan Australia itu lebih baik," katanya saat di Menara Kadin, dikutip Kamis (15/1/2026).
Airlangga menyebut, para ahli dari Australia juga percaya bahwa Merauke bisa dikembangkan menjadi lumbung pertanian. Lebih lagi para ahli juga percaya kalau tebu adalah tanaman asli Papua.
"Mereka percaya bahwa tebu adalah tanaman indigenous (asli) daripada Papua. Mereka melihat bahwa yield dan yang lain dengan metode yang sama, Merauke bisa menghasilkan lebih baik daripada Australia," umbar dia.
Ia menjelaskan kalau Merauke sendiri dijadikan kawasan lumbung pangan nasional berskala besar untuk pengembangan tebu dan etanol. Untuk itu, Pemerintah mendorong lewat faktor seperti pupuk, penyuluh, hingga bibit.
Airlangga juga menegaskan riset bibit berbasis genom menjadi game changer yang harus didorong, karena menentukan daya saing produksi pangan dan energi Indonesia dalam jangka panjang berkelanjutan.
Tag
Berita Terkait
-
Airlangga Klaim SPPG Model Bisnis Aman: Jaminannya APBN MBG Rp 335 Triliun
-
Indonesia Siapkan Ekosistem Semikonduktor, Libatkan Inggris dengan Anggaran 125 Juta USD
-
Banjir Ancam Produksi Padi Lebak, Puluhan Hektare Sawah Terancam Gagal Panen Total
-
Airlangga Ungkap Pemerintah Siapkan Dana 6 Miliar USD demi Bentuk BUMN Tekstil Baru
-
Pemerintah Mau Guyur Dana USD 6 Miliar Buat Hidupkan Industri Tekstil
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Harga BBM Naik Hari Ini! Pertamax Turbo Tembus Rp19.400, Dexlite Rp23.600, Cek Daftar Lengkapnya
-
Harga Minyak RI Tembus 102 Dolar! Konflik Timur Tengah Picu Lonjakan ICP Maret 2026
-
Selat Hormuz Resmi Dibuka Kembali, Ini Penjelasan ESDM soal Nasib 2 Kapal Pertamina
-
Anak Usaha Emiten ADHI Mulai Garap Proyek Gedung Presisi 6 Polri
-
Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026
-
Konsistensi Kawal Energi Hijau Lewat MPR, Eddy Soeparno Raih KWP Award 2026
-
Tok! Pemerintah Resmi Pajaki Alat Berat Lewat Permendagri 11/2026
-
Harga Minyak Perlahan Turun, Bahlil Tegaskan B50 Tetap Jalan: Ini Survival Mode
-
Harga Bahan Baku Naik Gila-gilaan, Industri Tekstil: Kami Enggak Bisa Survive!
-
Bahlil Klaim RI Mulai Lepas Ketergantungan Impor BBM