- BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang pada Kamis, 22 Januari 2026, pukul 09:00 WIB.
- Wilayah terdampak awal meliputi sebagian Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Bogor, Depok, dan area Tangerang Selatan.
- Prakiraan cuaca buruk ini berpotensi meluas dan diperkirakan berlangsung cukup lama hingga pukul 11:30 WIB.
Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi melanda kawasan Jabodetabek pada Kamis (22/1/2026).
"Peringatan Dini Cuaca Jabodetabek tanggal 22 Januari 2026 pukul 08:50 WIB, masih berpotensi terjadi hujan sedang ke lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang pada pukul 09:00 WIB," bunyi keterangan tertulis BMKG.
Sejumlah wilayah di Jakarta Utara, seperti Cilincing dan Kelapa Gading, Cilandak di Jakarta Selatan hingga Pasar Rebo, Cakung dan Ciracas di Jakarta Timur menjadi area awal yang diprediksi akan menyambut guyuran hujan tersebut.
Kawasan penyangga di Jawa Barat, mulai dari Kabupaten Bogor hingga Kota Depok, juga tak luput dari ancaman cuaca kurang bersahabat ini.
Pergerakan awan hujan diproyeksikan akan merambah ke wilayah Tangerang Selatan, mencakup Serpong, Pamulang, dan sekitarnya.
BMKG memberikan catatan khusus bahwa kondisi cuaca buruk ini memiliki potensi besar untuk meluas ke area yang lebih masif.
Wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur diprediksi akan mengalami perluasan dampak hujan seiring dengan pergerakan awan.
Kabupaten Bekasi, mulai dari Tarumajaya hingga wilayah pusat industri Cikarang, turut masuk dalam pantauan perluasan peringatan dini tersebut.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada mengingat durasi cuaca ekstrem ini diprakirakan akan berlangsung cukup lama.
Baca Juga: BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Indonesia hingga Akhir Januari 2026
"Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 11:30 WIB," lanjut bunyi keterangan tertulis BMKG.
Kewaspadaan ekstra diperlukan bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan guna menghindari dampak dari angin kencang dan petir.
Berita Terkait
-
Curah Hujan Masih Tinggi, BMKG Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca di Jakarta hingga 22 Januari
-
Belasan Tiang Listrik Roboh di Mandalika, Bupati Lombok Tengah Kerahkan 5 OPD
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Hujan Ringan Merata, Warga Diimbau Waspada
-
BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Indonesia hingga Akhir Januari 2026
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
-
AS Siapkan Serangan di Selat Hormuz Jika Perundingan Damai dengan Iran Menemui Jalan Buntu
-
35 Personel Gugur Diduga Kelelahan, Rano Karno Janji Perkuat Armada Satpol PP DKI
-
Bedah Persepsi Peradilan Militer Kejam, Pengamat: Kesalahan Kecil Dampaknya Besar
-
Reformasi Setengah Hati: Peneliti Soroti Tren Remiliterisasi dari Era SBY hingga Prabowo
-
Heboh Jalan Anjlok di Sudirman, Bina Marga: Bekas Proyek Pipa Limbah
-
Miskinkan Bandar Ko Erwin, Bareskrim Bidik Pasal TPPU dan Sita Aset Rumah hingga Ruko!
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Seskab Teddy Beberkan Hasil Pertemuan Empat Mata Prabowo-Kapolri, Ini Isinya
-
Studi: Konflik Nuklir Regional Bisa Picu Krisis Iklim Global Bertahun-tahun, Kenapa?