- Presiden Prabowo Subianto telah tiba di Davos, Swiss, untuk menghadiri World Economic Forum 2026 dan dijadwalkan berpidato siang ini.
- Paviliun Indonesia dengan tema "Indonesia Endless Horizons" menjadi pusat diplomasi budaya dan promosi investasi sejak pembukaan awal minggu ini.
- Paviliun Indonesia mempromosikan potensi investasi dan kekayaan budaya melalui kegiatan networking, seminar, serta diplomasi kopi kepada delegasi global.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto telah tiba di Davos, Swiss, dalam rangka menghadiri rangkaian World Economic Forum 2026. Prabowo bersiap berpidato pada siang hari ini waktu setempat.
Reporter Suara.com melaporkan langsung dari Davos, Prabowo tiba sekitar pukul 09.30 waktu setempat, setelah satu jam lebih perjalanan dari hotel tempat Prabowo bermalam.
Pantauan langsung dari depan Paviliun Indonesia di World Economic Forum 2026 di Davos, para pelaku bisnis maupun delegasi dari mancanegara sudah ramai.
Mereka lalu lalang menuju ke tempat tujuan, namun ada juga yang mampir ke sejumlah paviliun negara, termasuk Indonesia.
Suhu di Davos pada Kamis (22/1/2026) pagi yang mencapai -5 derajat celciys tidak mematikan langkah para petinggi perusahaan terkemuka, pebisnis, serta jajaran pemerintah dari berbagai negara untuk hadir di Forum Ekonomi Global yang digelar pekan ketiga Januari ini.
Sementara itu di Paviliun Indonesia, tampak putra sulung Presiden Prabowo Subianyo, Ragowo Hediprasetyo atau Didit Prabowo yang menyempatkan hadir serta masuk ke dalam. Ia tampak hadir bersama kata KGPAA Mangkunegara X atau Gusti Bhre.
Hari ini, Paviliun Indonesia mengagendakan diskusi dengan pembicara Menteri Kelauatan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.
Sedangkan di luar, warna biru yang menjadi dekor utama Paviliun Indonesia dengan tema Indonesia Endless Horizons, ternyata memikat sejumlah pihak yang lewat di depan.
Tak jarang dari mereka mengabadikan momen dengan memotret, bahkan menyempatkan untuk masuk.
Baca Juga: Intip Oleh-oleh Prabowo dari Kunjungan di London: Ada Capaian Investasi hinga Pendidikan?
Ada juga sebagian yang lewat menyebutkan nama Indonesia, lengkap dengan salah satu provinsi yang menjadi daya tarik pariwisata internasional, yakni Bali.
Unjuk Gigi di Davos
Indonesia kembali unjuk gigi di panggung internasional. Kali ini, bertempat di Davos, Swiss, dalam gelaran World Economis Forum (WEF), Indonesia membawa pendekatan yang hangat melalui diplomasi kopi untuk menarik minat investor dan pemain ekonomi global yang datang ke Paviliun Indonesia.
Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Nurul Ichwan menjelaskan paviliun Indonesia tidak sekadar kantor perwakilan, melainkan juga jembatan budaya, tentu juga ekonomi.
"Jadi, kita mulai dari kemarin sebenarnya, kita sudah membuka Pavilion Indonesia. Kemarin masih soft opening, dan agenda yang kita laksanakan kemarin sekadar memperkenalkan tentang kopi yang kita punya, kemudian kerajinan-kerajinan yang kita bawa," kata Nurul Ichwan di Davos, Swiss, Selasa (20/1/2026).
Sementara pada Selasa (20/1), Paviliun Indonesia mulai menggelar beberapa kegiatan seminar sejak pagi hingga sore hari. Total ada ada beberapa kegiatan yang digelar oleh berbagai pihak, mulai dari perbankan hingga Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).
Tag
Berita Terkait
-
Purbaya Minta Pegawai DJP Tak Takut Tagih Pajak: Kita Bekingnya Presiden Langsung!
-
Janji Menkeu Purbaya: Tak Akan Peras BI Meski Keponakan Prabowo Jadi Calon Deputi Gubernur
-
Prabowo Kenalkan Prabowonomics di Hadapan Pemimpin Dunia, Apa Itu?
-
Intip Oleh-oleh Prabowo dari Kunjungan di London: Ada Capaian Investasi hinga Pendidikan?
-
Suara dari Swiss: Harapan Besar Diaspora di Balik Kehadiran Prabowo di Forum Davos
Terpopuler
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
Terkini
-
Hujan Deras Tak Padamkan Ingatan, Puluhan Massa Bertahan di Aksi Kamisan ke-894 di Depan Istana
-
KPK Geledah Bapermades Pati Hingga Kantor dan Rumah Dinas Sudewo
-
Pengendara Mobil Tewas di Mobil Saat Terjebak Macet Banjir Jelambar, Polisi: Diduga Sakit
-
Basarnas: Enam Korban Kecelakaan ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Masih Dievakuasi
-
Jakarta Dikepung Banjir, Anggota DPR Curhat Mati Listrik: Pak Bahlil, Tolong PLN-nya!
-
Tragedi Macet Horor Banjir Jelambar, Pengemudi Mobil Tewas di Dalam Kendaraan
-
Transjakarta Pangkas Sejumlah Rute Imbas Banjir, Cek Daftar Jalur Terdampak
-
Jalan DI Panjaitan Cawang Masih Banjir, Macet Mengular Akibat Penyempitan Jalur
-
Giliran Pengusaha Ritel Menjerit Hadapi Ketatnya Aturan KTR di Jakarta
-
Pastikan Penanganan Darurat Berjalan Cepat, Kasatgas Tito Karnavian Tinjau Pengungsi di Aceh Utara