- Banjir Jakarta pada Kamis (22/1/2026) menyebabkan seorang pengemudi meninggal di mobilnya, terjebak di Flyover Jelambar, Jakarta Barat.
- Gubernur Pramono Anung memerintahkan pengusutan kronologi kematian dan mengizinkan WFH/SFH untuk mengatasi dampak banjir.
- Korban berinisial AR (51) ditemukan meninggal dunia sekitar pukul 13.00 WIB setelah mobilnya mogok akibat genangan air.
Suara.com - Bencana banjir yang melumpuhkan Jakarta pada Kamis (22/1/2026) menyisakan duka mendalam. Seorang pengemudi mobil ditemukan meninggal dunia di dalam kendaraannya, terjebak di tengah kemacetan horor yang mengular di Jalan Layang (Flyover) Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
Peristiwa tragis ini menjadi sorotan dan memicu respons cepat dari pucuk pimpinan Ibu Kota. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas insiden yang merenggut nyawa warganya tersebut.
Ia menegaskan telah memerintahkan dinas terkait untuk segera mengusut tuntas kronologi kejadian memilukan itu.
“Innalillahi wa innaillaihi raji'un. Terus terang saya berduka untuk itu. Dan saya tadi sudah memerintahkan kepada Dinas Kesehatan untuk mendata, mencari tahu bagaimana proses meninggalnya,” ujar Pramono saat ditemui di Jakarta Utara, Jumat (23/1/2026).
Berdasarkan informasi awal yang diterimanya, korban meninggal dunia saat lalu lintas di lokasi tersebut tak bergerak sama sekali akibat genangan air yang meluas.
Menyikapi situasi darurat ini, Pramono Anung Wibowo mengambil langkah tegas untuk menekan potensi korban lebih lanjut dan mengurangi kepadatan lalu lintas.
Ia mengerahkan seluruh jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk berkolaborasi menangani dampak bencana secara komprehensif.
Perintah langsung diberikan kepada dinas-dinas vital seperti Dinas Bina Marga, Dinas Perhubungan, Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, hingga Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) untuk saling bahu-membahu di lapangan.
Salah satu kebijakan utama yang diambil adalah mengizinkan sistem kerja dari rumah (Work From Home) dan sekolah dari rumah (School From Home).
Baca Juga: Banjir Kepung Jakarta: Puluhan Rute Transjakarta dan Mikrotrans Setop Operasi, Ini Daftarnya
“Sehingga dengan demikian, urusan kemacetan memang menjadi perhatian, makanya kenapa saya mengizinkan dilakukan 'Work From Home' maupun 'School From Home'. Itu untuk mengatasi itu,” kata Pramono.
Kronologi Penemuan Korban
Sebelumnya, seorang pria berinisial AR (51) ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa di dalam mobilnya pada Kamis siang. Insiden ini sontak menarik perhatian pengguna jalan lain dan petugas yang berada di lokasi.
Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Grogol Petamburan, AKP Alexander Tengbunan, memaparkan kronologi penemuan korban.
Menurutnya, insiden bermula sekitar pukul 13.00 WIB ketika mobil yang dikendarai korban tiba-tiba berhenti dan mogok di tengah jalur.
"Jadi tadi sekitar jam 1 (siang) ada saksi di bengkel mobil sempat melihat korban mengendarai mobil terus tiba-tiba berhenti di tengah jalan. Kemudian saksi ini memberitahu kepada anggota Satlantas," ujar Alex.
Berita Terkait
-
Banjir Kepung Jakarta: Puluhan Rute Transjakarta dan Mikrotrans Setop Operasi, Ini Daftarnya
-
Banjir 50 Cm Tutup Outer Ring Road arah Kembangan Jakbar, Polisi Alihkan Arus dan Siagakan Personel
-
Banjir Masih Menggenang, Daftar Rute Transjakarta yang Setop Operasi dan Dialihkan Pagi Ini
-
Jakarta Terkepung Banjir, Disdik DKI Resmi Berhentikan Sekolah Tatap Muka Sementara
-
Jakarta Masih Dikepung Banjir, 125 RT dan 14 Ruas Jalan Tergenang, Ratusan Warga Mengungsi
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
Terkini
-
Media Luar Ungkap Perang AS-Iran Terus Memanas, Ini Penyebabnya
-
Kemenkes Temukan Lebih dari 300 Ribu Anak Indonesia Alami Masalah Mental Kecemasan dan Depresi
-
Viral Video Rudal Tomahawk Serang Kawasan Dekat Sekolah, Ratusan Anak Diklaim Tewas
-
Penyelidikan Serangan Sekolah Iran: Bukti Mengarah ke Rudal AS
-
Erdogan Peringatkan Presiden Iran Usai Rudal Balistik Masuk Wilayah Turki
-
Pratikno Cerita Masa Kecil: Pernah Coba Merokok karena Tumbuh di Lingkungan Petani Tembakau
-
Bongkar Bentuk Kekerasan Seksual Eks Pelatih Panjat Tebing, Bareskrim: Meraba hingga Persetubuhan
-
Kena Sentil Menteri LH, Pramono Anung Setop Praktik Open Dumping di Zona Longsor Bantargebang
-
Pernyataan Donald Trump Perang Iran Akan Berakhir Jadi Olokan, Katanya Begitu Tapi Jawabnya Begini
-
Bupati Rejang Lebong Fikri Thobari Terjaring OTT KPK, 9 Orang Dibawa ke Jakarta