- Cuaca ekstrem pada 22-23 Januari 2026 menyebabkan banjir dan penyesuaian mendadak layanan Transjakarta.
- Beberapa rute Transjakarta berhenti total akibat genangan di Rawa Buaya, Grogol, dan Jakarta Utara.
- Rute lain mengalami pengalihan jalur, contohnya Koridor 9 yang kini menggunakan jalur tol menuju Pluit.
Suara.com - Cuaca ekstrem yang melanda ibu kota sejak Kamis (22/1/2026) menyebabkan sejumlah ruas jalan tergenang banjir hingga Jumat (23/1/2026) pagi.
Kondisi tersebut memaksa PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) melakukan penyesuaian layanan secara mendadak demi keamanan operasional.
Sejumlah rute dilaporkan berhenti beroperasi sementara karena akses jalan yang benar-benar tidak memungkinkan untuk dilintasi armada bus.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, memaparkan situasi terkini mengenai kendala layanan di jam sibuk tersebut.
"Transjakarta melakukan penyesuaian layanan, sehubungan dengan kondisi cuaca dan genangan air di beberapa titik," ujarnya dalam keterangan tertulis.
Akibat genangan di area Rawa Buaya, layanan rute 3C, 3D, 9F, 12A, dan 12C terpaksa berhenti beroperasi untuk sementara waktu.
Gangguan mobilitas juga terjadi di area Grogol serta Jakarta Utara yang berdampak pada berhentinya operasional JAK 04, JAK 56, JAK 05, dan JAK 80.
Sementara itu, layanan Koridor 9 arah Pluit kini dialihkan melalui jalur tol serta tidak melayani Halte Kali Grogol sampai dengan Jembatan Tiga.
Rute 1M jurusan Meruya - Blok M turut mengalami pengalihan karena adanya genangan air yang menghambat laju bus di Jalan Flamboyan.
Baca Juga: Malam Ini, Banjir Jakarta Sudah Rendam Lebih dari 100 RT
Penyesuaian jalur juga diberlakukan pada rute 5N, 3E, dan 6W yang melakukan modifikasi lintasan di titik Pasar Kambing, Royal Palem, serta Bangka Raya.
Beberapa rute Mikrotrans seperti JAK 02, JAK 27, JAK 53, JAK 75, dan JAK 78A dilaporkan tetap beroperasi namun dengan modifikasi jalur tertentu.
"Transjakarta memohon maaf atas ketidaknyamanan pelanggan, dan berterima kasih atas dukungan yang diberikan," ungkap Ayu.
Pelanggan setia Transjakarta pun disarankan untuk terus memantau perkembangan layanan melalui kanal komunikasi resmi milik perusahaan.
Berita Terkait
-
Jakarta Terkepung Banjir, Disdik DKI Resmi Berhentikan Sekolah Tatap Muka Sementara
-
Jakarta Masih Dikepung Banjir, 125 RT dan 14 Ruas Jalan Tergenang, Ratusan Warga Mengungsi
-
Jakarta Siaga Cuaca Ekstrem! Ribuan Pompa dan Pasukan Biru Dikerahkan untuk Tangani Banjir
-
Banjir Karawang Belum Surut, 1.033 Keluarga Terdampak
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Mengapa Parpol Melawan Usul KPK Soal Pembatasan Masa Jabatan Ketua Umum?
-
Kebakaran Sampah 2 Hari di Kelapa Gading, DLH DKI Ungkap Dugaan Pemicunya
-
Prabowo Panggil Kapolri ke Hambalang, Bahas Keamanan Nasional hingga Hilirisasi di 13 Lokasi
-
Purbaya Buka Suara Soal Pajaki Selat Malaka: Tak Ada Rencana Kutip Tarif
-
Hadapi El Nino 2026, Pemerintah Ungkap Strategi Cegah Karhutla
-
Muhammadiyah Gandeng BPJS Ketenagakerjaan: Dosen Muda Bisa Dapat Akses Rumah hingga Pelatihan Kerja
-
Istri dan 2 Anak Bandar Narkoba Koko Erwin Tiba di Bareskrim, Terjerat Kasus Pencucian Uang
-
Dari Banner ke Influencer: Cara Baru Industri Rokok Menjangkau Anak Jadi Target Pasar
-
Periksa Saksi, KPK Bongkar Modus Surat Pernyataan Jadi Alat Pemerasan Bupati Tulungagung
-
KPK Cegah 2 Tersangka Baru dalam Korupsi Kuota Haji Bepergian ke Luar Negeri