- Kerusakan trotoar sepanjang 200 meter di Jalan Raya Cilincing Utara terjadi akibat pembongkaran konblok.
- Dugaan pelaku membongkar paving blok untuk mencuri kabel Penerangan Jalan Umum (PJU) yang tertanam.
- Dampak kejadian ini menyebabkan lampu PJU di ruas jalan utama tersebut padam total pada malam hari.
Suara.com - Sebuah unggahan di media sosial yang menunjukkan kerusakan pada fasilitas publik di kawasan Jakarta Utara baru-baru ini gara-gara ulah maling nekat mendadak viral dan menjadi perbincangan hangat di jagat maya.
Rekaman video di lokasi kejadian memperlihatkan pemandangan konblok yang berserakan tidak beraturan di sisi jalan raya yang biasanya padat oleh kendaraan besar.
Peristiwa memprihatinkan itu menimpa trotoar di sepanjang Jalan Raya Cilincing, yang kini kondisinya carut-marut akibat ulah oknum tidak bertanggung jawab.
Sejumlah pelaku kriminal diduga nekat membongkar konblok trotoar hanya demi mengincar kabel Penerangan Jalan Umum (PJU) yang tertanam di bawahnya.
"Aksi pencurian kabel Penerangan Jalan Umum (PJU) kembali terjadi dengan membongkar konblok di Jalan Raya Cilincing," bunyi narasi dalam unggahan akun Instagram @jakut.info yang viral.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, panjang trotoar yang dibongkar secara paksa oleh terduga pelaku mencapai kurang lebih 200 meter.
Pihak penyedia informasi menyebutkan bahwa pelaku sengaja menargetkan kabel yang berada di bawah susunan paving block tersebut.
"Terduga pelaku membongkar konblok sepanjang kurang lebih 200 meter untuk mengambil kabel yang tertanam di bawahnya. Kabel-kabel tersebut kemudian dicuri, sehingga aliran listrik ke lampu PJU terputus," lanjut narasi dalam unggahan tersebut.
Akibat dugaan pencurian yang sangat terorganisir, fasilitas lampu jalan di sepanjang ruas jalan utama itu dilaporkan padam total saat malam hari tiba.
Baca Juga: Maling Motor Bersenjata Mainan di Taman Sari Bonyok Parah, Ternyata RK Residivis Kakap
Hilangnya kabel yang tertanam di dalam tanah tersebut secara otomatis memutus aliran listrik yang menyokong pencahayaan bagi para pengguna jalan.
"Akibat peristiwa ini, sejumlah lampu PJU di sepanjang ruas jalan tersebut dilaporkan padam total dan mengganggu penerangan pada malam hari," papar narasi dalam unggahan tersebut.
Ketiadaan cahaya di malam hari dikhawatirkan dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas maupun tindakan kriminalitas lainnya di wilayah Cilincing.
Warga berharap pihak berwenang segera melakukan perbaikan dan menangkap para pelaku agar kejadian serupa tidak terulang kembali di kemudian hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 5 Sunscreen Jepang untuk Hempaskan Flek Hitam dan Garis Penuaan
Pilihan
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
Terkini
-
Menteri PPPA Tegas Soal MBG: Hak Anak yang Tak Boleh Dilanggar
-
Mendagri Dorong Percepatan Relokasi Warga dan Penguatan Tata Ruang Pascabencana Longsor
-
BMKG: Pagi Hari Jakarta Bakal Diguyur Hujan
-
Cegah Risiko Keamanan Pangan, BGN Minta SPPG dan Sekolah Sepakati Aturan Konsumsi MBG
-
Mengenang Capt. Andy: Pilot Senior yang Gugur dalam Tugas, Sosok Loyal dengan Selera Humor Tinggi
-
Baru Tiba dari Luar Negeri, Prabowo Langsung Kumpulkan Menteri di Hambalang
-
Mayat Wanita Membusuk di Kali Pesanggrahan, Suami Histeris di TKP, Ada Apa?
-
Seskab Ungkap Percakapan Prabowo dan Zidane di Swiss, Bahas Rencana Besar?
-
Badan Geologi Ingatkan Longsor Susulan Masih Mengintai Cisarua, Ini Pemicunya
-
Percepatan Relokasi dan Tata Ruang Aman Jadi Fokus Mendagri Pascabencana