- Hujan deras Jakarta (22-25 Januari 2026) menyebabkan banyak lubang jalan berbahaya bagi pengendara, termasuk di Tebet dan Pancoran.
- Kerusakan jalan telah menimbulkan korban luka di beberapa jalur utama seperti Daan Mogot dan Kampung Melayu.
- Gubernur Pramono Anung menunda pengaspalan ulang hingga 27 Januari karena faktor cuaca ekstrem dari BMKG.
Suara.com - Guyuran hujan deras yang melanda Jakarta sejak 22 hingga 25 Januari 2026 menyisakan nestapa bagi para pengguna jalan di ibu kota.
Fenomena lubang-lubang jalan yang menganga kini menjamur dan menjadi ancaman nyata bagi keselamatan pengendara motor yang melintas.
Berdasarkan pantauan di media sosial, seorang warga melalui akun Instagram @ijoeel mendokumentasikan beragam titik kerusakan jalan yang sangat membahayakan.
Salah satu lokasi krusial yang menjadi sorotan adalah Jalan K.H. Abdullah Syafei, Tebet, tepatnya yang mengarah ke arah Kota Kasablanka.
Di lokasi tersebut, aspal yang mengelupas tampak berada tepat di tengah badan jalan sehingga sangat rawan menyebabkan kecelakaan bagi kendaraan roda dua.
"Aspal hotmix pada kalah sama air hujan. Mending ganti metode atau kualitasnya," tulis narasi dalam unggahan tersebut.
Kondisi serupa juga terlihat memprihatinkan di sepanjang jalan sebelum Flyover Pancoran dan kawasan dekat Halte TransJakarta Halim di Jatinegara.
Beberapa warga bahkan berinisiatif menandai lubang-lubang dalam tersebut menggunakan cat semprot agar pengendara lain bisa lebih waspada.
Kerusakan jalan yang masif ini dikabarkan telah memakan korban luka di sepanjang jalur Daan Mogot, Kebon Sirih, hingga Flyover Kampung Melayu.
Baca Juga: Pramono Anung Tinjau Cengkareng Drain: Sudah Ada Penurunan Debit Air, Saya Yakin Segera Surut
Menanggapi keluhan masyarakat yang kian riuh, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, akhirnya angkat bicara mengenai kendala teknis perbaikan.
Pramono menegaskan bahwa Dinas Bina Marga DKI Jakarta belum bisa melakukan pengaspalan ulang dalam waktu dekat karena faktor cuaca yang masih ekstrem.
"Sampai dengan tanggal 27 (Januari), belum bisa diperbaiki karena curah hujannya masih tinggi," ujarnya usai meninjau pengerukan Kali Sepak di kawasan Kembangan, Jakarta Barat, Senin (26/1/2026).
Mantan Sekretaris Kabinet itu menambahkan bahwa data cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bahkan masih menunjukkan potensi hujan lebat esok hari.
"Dari data BMKG, ada kemungkinan besok itu juga curah hujannya tinggi," kata Pramono menjelaskan alasan penundaan perbaikan jalan.
Pemprov DKI Jakarta baru akan mengerahkan personel dan material pengaspalan setelah dipastikan intensitas hujan mulai melandai.
"Tunggu sampai tanggal 27," pungkas Pramono, mengenai kepastian jadwal perbaikan infrastruktur jalan yang rusak.
Berita Terkait
-
Banjir Jakarta: Pramono Sebut Sebagian Sudah Surut, BPBD Ungkap 14 RT Masih Terendam 80 Cm
-
Pramono: WFH dan PJJ di Jakarta Hanya Saat Hujan Deras, Cerah Tetap Masuk Normal
-
Kiriman Air dari Tangerang Bikin Banjir di Jakbar Terparah, Pramono Tambah Pompa dan OMC
-
Strategi Pramono Tangani Banjir Jakarta: Fokus Normalisasi Sungai, Tidak Tambah Sumur Resapan
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Modal Rp5 Miliar Tagih Rp44 Miliar, Tiga ASN Kemendag Didakwa Korupsi Gerobak Rp39 M
-
Viral Bocah 6 Tahun di Jakpus Pingsan Tersengat Listrik, Polisi Usut Dugaan Perundungan
-
Tito Karnavian Siap 'Tempur' Bahas RUU Pemilu: Apa Pun Skenarionya Kami Siap
-
Mahasiswa Jaksel Turun ke Jalan, Desak Copot Menkeu dan Tolak Kenaikan BBM
-
Ketua Harian Dekranas Tri Tito: Publikasi yang Baik Kunci Memperluas Gaung Kerajinan Nasional
-
Susah Cari Lahan di Kota, Target 80 Ribu Koperasi Merah Putih Dipangkas?
-
Benarkah Mama Sinta Diculik Pakai Pesawat? Pangdam Mandala Trikora Akhirnya Buka Suara
-
Saya Hanya Pelaksana: Ketua Tim Pemeriksaan BPK Klaim Tak Terima Uang Suap
-
Dolar Menguat, Menkes Bakal Panggil Industri Farmasi yang Naikkan Harga Obat di Atas Ketentuan
-
Buru Nama Besar! Kejagung Fokus Bedah 'Nyanyian' Sony Sanjaya di Korupsi MBG