- Pencarian 65 korban longsor di Pasir Kuning, Bandung Barat, dilanjutkan hari ketiga dengan mengerahkan sembilan alat berat.
- Hampir seribu personel gabungan, termasuk 12 anjing pelacak K-9, dikerahkan untuk mencari korban di medan sulit.
- Hingga Senin pagi, 25 kantong jenazah dievakuasi, dengan 17 korban berhasil diidentifikasi dan diserahkan keluarga.
Masing-masing sektor kemudian dipecah lagi menjadi beberapa zona yang lebih kecil agar penyisiran bisa dilakukan lebih fokus dan sistematis.
17 Jenazah Teridentifikasi
Sementara tim di lapangan berjuang melawan lumpur, tim Disaster Victim Identification (DVI) di posko antemortem bekerja keras mengidentifikasi jenazah yang berhasil dievakuasi. Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, memberikan data terbaru mengenai korban yang telah ditemukan.
Hingga Senin pagi, total 25 kantong jenazah telah berhasil dievakuasi dari lokasi longsor. Dari jumlah tersebut, 17 di antaranya telah berhasil diidentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
"Dari 25 kantong jenazah, informasi pagi ini, 17 sudah teridentifikasi dan sudah dikembalikan ke keluarga masing-masing, dan lainnya masih proses identifikasi," katanya.
Proses identifikasi ini menjadi momen paling emosional bagi keluarga yang telah berhari-hari menanti kepastian.
Berikut adalah nama-nama korban yang telah teridentifikasi: Suryana (57), Jajang Tarta (35), Dadang Apung (60), Nining (40), Nurhayati (42), Lina Lismayanti (43), A.I. Sumarni (35), Koswara (40), Koswara (26), dan Ayu Yuniarti (31).
Sebuah fakta pilu terungkap saat salah satu korban, M. Kori (30), berhasil diidentifikasi melalui potongan tubuh berupa tangan yang ditemukan oleh tim evakuasi.
Baca Juga: Mendagri Dorong Percepatan Relokasi Warga dan Penguatan Tata Ruang Pascabencana Longsor
Berita Terkait
-
Korban Longsor di Cisarua Bandung Barat Capai 17 Orang, 6 Jenazah Masih Diidentifikasi
-
Mendagri Dorong Percepatan Relokasi Warga dan Penguatan Tata Ruang Pascabencana Longsor
-
Badan Geologi Ingatkan Longsor Susulan Masih Mengintai Cisarua, Ini Pemicunya
-
Longsor Cisarua Bandung Barat: 9 Tewas, 81 Warga Masih Dicari
-
2 Polisi Gugur Terhimpit Truk Saat Bertugas Menuju Longsor Cisarua, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan