- Novel Bamukmin diperiksa Polda Metro Jaya pada Senin (26/1/2026) sebagai saksi pelapor kasus dugaan penistaan agama Pandji Pragiwaksono.
- Laporan tersebut fokus pada materi stand up comedy Pandji di Netflix mengenai lima rangkaian gerakan ibadah salat Muslim.
- Novel Bamukmin melaporkan agar potensi kegaduhan masyarakat akibat isu sensitif agama dapat segera diredam.
Suara.com - Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin hari ini mendatangi Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi pelapor atas laporannya terkait dugaan penistaan agama yang menyeret materi stand up comedy Pandji Pragiwaksono bertajuk 'Mens Rea'.
Didampingi tim kuasa hukumnya, Novel Bamukmin yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Koordinator Bela Islam (Korlabi) menegaskan bahwa pemanggilannya oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) adalah untuk memberikan keterangan lebih lanjut atas laporannya.
“Hari ini kami ke Polda Metro Jaya, atas panggilan daripada Dit Reskrimum untuk diminta keterangan menjadi pelapor dalam kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Panji Pragiwaksono,” kata Novel, di Polda Metro Jaya, Senin (26/1/2026).
Novel Bamukmin pun membeberkan inti materi yang membuatnya mantap melaporkan Pandji ke polisi. Menurutnya, dalam tayangan spesial yang dipublikasikan di platform Netflix itu, Pandji telah menyinggung isu SARA yang sangat sensitif.
Singgung 5 Rangkaian Gerakan Salat
Secara spesifik, Novel menyoroti adanya lima poin dalam materi komedi Pandji yang dianggap telah melecehkan ibadah salat, yang merupakan salah satu rukun Islam. Ia merinci bahwa candaan tersebut menyangkut rangkaian ibadah yang sakral bagi umat Muslim.
“Kami mencatat ada lima poin yang disinggung oleh daripada Pandji. Semuanya rangkaian-rangkaian sholat yang disinggung oleh Panji. Silahkan mau baekpresi apapun, mau kritik pemerintah silahkan,” ucapnya.
Bagi Novel, kebebasan berekspresi memiliki batasan yang jelas, terutama jika sudah menyentuh ranah keyakinan dan agama. Ia mengklaim laporannya ini bertujuan untuk meredam potensi kegaduhan yang lebih besar di tengah masyarakat akibat materi komedi tersebut.
“Tapi untuk agama ini sangat sensitif. Nah, saya melaporkan agar Indonesia ini jangan gaduh. Karena sudah gaduh masyarakat di mana-mana,” imbuhnya.
Baca Juga: Lagi! Pandji Pragiwaksono Dipolisikan ke Polda Metro, Kali Ini Soal Analogi Salat di Materi Mens Rea
Novel Bamukmin sendiri dikenal sebagai figur yang kerap melaporkan tokoh-tokoh publik atas dugaan penistaan agama. Rekam jejaknya dalam membuat laporan serupa menjadikan kasus ini semakin menarik perhatian publik, menguji batasan antara kritik, komedi, dan delik penodaan agama.
Berharap Cepat Selesai Agar Tak Gaduh
Lebih lanjut, Novel berharap pihak kepolisian dapat memproses laporannya dengan cepat. Ia mengapresiasi respons cepat dari aparat penegak hukum yang dinilainya dapat mencegah polemik berkepanjangan di masyarakat.
“Makanya saya laporkan biar cepat selesaikan. Nah saya apresiasi kepada pemerintah. Kepada polri yang begitu cepat menangani masalah ini,” ucapnya.
Sementara itu, pihak Polda Metro Jaya mengonfirmasi adanya agenda pemeriksaan terhadap Novel Bamukmin. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, membenarkan bahwa pemeriksaan tersebut dilakukan dalam kapasitas Novel sebagai pelapor.
"Benar, hari ini, Senin, 26 Januari 2026, akan dilakukan pemeriksaan terhadap HNCH selaku pelapor terhadap dugaan tindak pidana menyatakan kebencian atau permusuhan terhadap agama, kepercayaan, orang lain, golongan, atau kelompok terkait acara bertajuk 'Mens Rea'," kata Budi.
Berita Terkait
-
Lula Lahfah Sempat Menjerit Kesakitan Sebelum Ditemukan Tewas di Apartemennya
-
Lagi! Pandji Pragiwaksono Dipolisikan ke Polda Metro, Kali Ini Soal Analogi Salat di Materi Mens Rea
-
Pasutri Bandar Narkoba Dibekuk, Polda Metro Jaya Sita 1,2 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi
-
Saat Materi Pandji Pragiwaksono Jadi Urusan Polisi, Para 'Korban' Roasting Malah Santai Banget
-
Respons Raffi Ahmad Namanya Disebut Pandji Pragiwaksono di Mens Rea
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Gara-gara Donald Trump Salah Perhitungan, 2 Hari Perang AS Habiskan Rp 94 Triliun
-
Gebrakan Dittipideksus Bareskrim di Jawa Timur: Bongkar Skandal Emas Ilegal Rp25,9 Triliun
-
Alasan KPK Baru Tahan Gus Yaqut Sekarang: Tak Ingin Terburu-buru dan Tunggu Bukti
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Hampir 1 dari 10 Anak Indonesia Alami Masalah Kesehatan Mental, Apa Penyebabnya?
-
Praperadilan Direktur PT WKM, Ahli: Seorang Tersangka Harus Dipenuhi Haknya Meski Masih Penyidikan
-
KPK Ungkap Akal-akalan Gus Yaqut Bagi Kuota Haji Tambahan 50:50 Persen
-
Dua Tanker Diledakkan, Iran Kirim Ultimatum: Harga Minyak Akan Melonjak Brutal!
-
Sekolah Rakyat Diperluas, Budiman: Investasi Masa Depan untuk Putus Rantai Kemiskinan