- Sudin LH Jakarta Barat mengangkut 187 ton sampah sisa banjir di Jalan Inspeksi Kali Mookervart.
- Proses pembersihan sampah melibatkan 49 unit armada dan memakan waktu selama delapan jam operasi.
- Sampah berasal dari permukiman warga yang terbawa arus banjir dan menumpuk di pinggir jalan.
Suara.com - Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Barat mencatat sedikitnya ada 187 ton sampah yang terbawa banjir di sepanjang Jalan Inspeksi Kali Mookervart, Rawa Buaya, Cengkareng.
Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat, Hariadi, mengatakan bahwa proses pengangkutan sampah seberat 187 ton itu memakan waktu delapan jam.
"Total operasi penanganan pengangkutan 187 ton sampah selama kurang lebih 8 jam," kata Hariadi saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (27/1/2026).
Tumpukan sampah itu, lanjut Hariadi, berasal dari rumah penduduk. Petugas sengaja menumpuk sampah di pinggir jalan guna mempermudah proses pengangkutan.
Untuk mengangkut sampah tersebut, petugas menyiapkan sebanyak 49 armada untuk membuangnya ke TPST Bantargebang.
"Kekuatan armada total truk besar 10 unit, truk kecil 20 unit, mini dump 15 unit, shovel satu unit, road sweeper truck (truk penyapu jalan) satu unit, dan mobil pikap standar dua unit," tuturnya.
Diketahui, akibat hujan deras yang mengguyur Jakarta, sejumlah wilayah tergenang banjir. Banjir juga turut merendam wilayah Cengkareng, Jakarta Barat.
Surutnya banjir menyisakan tumpukan sampah di permukiman warga dan jalan di sekitar lokasi kejadian.
Baca Juga: Dua Bulan Bencana Sumatra: 1.204 Korban Meninggal, Ratusan Orang Hilang
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!