- Program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan selama Ramadan, namun terdapat penyesuaian waktu dan jenis menu makanan diberikan.
- Siswa muslim akan menerima menu MBG kering siang hari untuk santap berbuka, sedangkan sekolah nonmuslim tetap normal.
- Santri di pesantren hanya mengalami perubahan waktu distribusi MBG menjadi sore hari saat waktu berbuka puasa.
Suara.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dipastikan tetap diberikan kepada penerima manfaat selama bulan Ramadan. Namun, akan ada penyesuaian terkait waktu pemberian serta jenis menu MBG.
Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa sebagian penerima manfaat akan mendapatkan menu MBG kering selama Ramadan.
"Kita tadi sudah memutuskan pelaksanaan MBG pada bulan Ramadan tetap berjalan karena anak sekolah masuk, diberikan makanannya yang kering. Untuk muslim yang berpuasa dikasih makannya kering," kata Zulkifli saat rapat terbatas penyelenggaraan MBG di Jakarta, Kamis (28/1/2026).
Sementara itu, siswa di sekolah nonmuslim tetap mendapatkan MBG seperti biasa pada pagi hari tanpa perubahan menu. Hal yang sama juga berlaku untuk mekanisme distribusi MBG bagi balita dan ibu hamil yang tidak berpuasa selama Ramadan.
Zulkifli menambahkan, pembagian MBG untuk santri di pesantren hanya akan mengalami penyesuaian waktu distribusi, sedangkan menunya tetap sama.
"Nah, yang pesantren, geser waktu, ngasihnya sore pas buka. Jadi nggak ada perubahan," imbuh Zulkifli.
Terkait menu kering untuk siswa yang berpuasa, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengatakan hidangan tersebut akan dibuat bervariasi. Meski demikian, kandungan gizi dan sumber protein tetap menjadi perhatian utama.
"Contoh ya untuk puasa, nih, kurma, telur rebus atau telur asin atau telur pindang, buah, susu, dan abon," kata Dadan.
Menu kering tersebut akan diberikan pada siang hari setelah siswa pulang sekolah. Dadan berharap menu MBG itu dapat menjadi santapan para siswa saat berbuka puasa.
Baca Juga: Apakah Boleh Puasa Nisfu Syaban Digabung dengan Puasa Ganti Ramadan?
"Di daerah yang mayoritas muslim akan dibagikan di siang hari pada saat anak sekolah untuk dibawa pulang, untuk jadi menu pada saat buka. Untuk anak sekolah, di daerah yang mayoritas tidak puasa, pelayanannya normal," jelas Dadan.
Berita Terkait
-
Apakah Boleh Puasa Nisfu Syaban Digabung dengan Puasa Ganti Ramadan?
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
Bayar Fidyah Puasa 1 Hari Berapa Rupiah dan Kg Beras? Begini Ketentuan yang Benar
-
Asal Usul Nyadran, Tradisi Masyarakat Jawa yang Masih Lestari Jelang Ramadan
-
15 Ide Hampers Lebaran Unik dan Kreatif dengan Budget Mulai Rp100 Ribuan
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
BGN Curiga Ada Oknum di Balik Dana Rp311,2 Miliar Nyasar ke Rekening SPPG Bermasalah
-
Reuni Taufik Hidayat vs Lin Dan di Jakarta! 7 Peraih Emas Olimpiade Ramaikan Shuttle Open 2026
-
Heboh Isu Nikita Mirzani Diintimidasi di Penjara, Pihak Rutan Buka Suara
-
Bukan Sekadar Jago Debat, Ini Cara Mencetak Calon Diplomat dan Pemimpin Masa Depan Sejak Dini
-
Bulog Edukasi Masyarakat Kenali Mutu Beras, Pastikan Masyarakat Mendapatkan Informasi Tepat
-
Lari Sambil Selamatkan Bumi, PLN Electric Run 2026 Punya Misi Pangkas 24 Ton Emisi Karbon
-
Menteri Ekraf Melihat Langsung Dapur Kreatif Industri Kecantikan di Malang
-
Kejagung Periksa Saksi Kasus TPPU Febrie Adriansyah, Lima Mangkir dari Panggilan
-
Surat dari Pram: Kumpulan Surat untuk Sang Terkasih, Jenaka Aryadiningrat
-
Memahami Institusi Pendidikan di Era Digital, Jangan Hanya Percaya Hasil Pencarian