- Roy Suryo Cs berencana melaporkan balik Eggi Sudjana, Damai Hari Lubis, dan pengacaranya ke Polda Metro Jaya atas dasar ketidakadilan.
- Laporan balik ini merupakan respons atas laporan pencemaran nama baik yang sebelumnya dilayangkan terkait kritik Roy Suryo tentang SP3.
- Tim hukum Roy Suryo menduga laporan tersebut bermotif politik sistematis yang bertujuan memecah belah kekuatan kritis di masyarakat.
Suara.com - Pakar telematika Roy Suryo bersama tim hukumnya menyatakan kesiapan untuk mengambil langkah drastis. Tidak terima dilaporkan ke pihak kepolisian atas dugaan pencemaran nama baik, pihak Roy Suryo Cs kini bersiap melancarkan serangan balik dengan melaporkan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis ke Polda Metro Jaya.
Langkah hukum ini diambil sebagai respons atas laporan yang sebelumnya dilayangkan oleh Eggi dan Damai terkait pernyataan Roy Suryo yang dianggap menyinggung.
Perseteruan ini menarik perhatian publik, terutama kalangan anak muda dan aktivis di kota-kota besar, karena menyeret nama-nama besar dalam kancah pergerakan hukum dan politik nasional.
Rencana Laporan Balik ke Tiga Pihak
Pengacara Roy Suryo, Ahmad Khozinudin, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam atas manuver hukum yang dilakukan oleh Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis.
Menurutnya, ada ketidakadilan yang dirasakan oleh kliennya mengingat Roy Suryo Cs justru merasa menjadi korban dalam pusaran konflik ini.
"Kami berencana untuk membuat laporan polisi kepada tiga pihak," ujar pengacara Roy Suryo, Ahmad Khozinudin, Kamis (29/1/2026).
Pihak-pihak yang akan dilaporkan mencakup Eggi Sudjana, Damai Hari Lubis, serta Elida Netty yang bertindak sebagai pengacara Eggi.
Ahmad menilai pernyataan Elida Netty telah melampaui batas kewenangan seorang advokat dengan menggunakan bahasa yang dianggap tidak representatif.
Baca Juga: Eggi Sudjana Polisikan Roy Suryo Usai Bertemu Jokowi, Kuasa Hukum Singgung 'Kendali Solo'
Di sisi lain, Roy Suryo merasa heran dengan sikap Eggi dan Damai yang justru melaporkannya ke polisi, padahal sebelumnya mereka telah terbebas dari status tersangka dalam kasus lain.
"Sayangnya, abang kita ini, Bang Damai Hari Lubis dan Bang Eggi Sudjana melaporkan Pak Roy Suryo dan saya Ahmad Khozinudin. Saya sekarang bukan hanya penasihat hukum ya, sudah punya status baru sebagai terlapor," tuturnya.
Aroma Intervensi dan Strategi Adu Domba
Lebih jauh, Ahmad Khozinudin mencium adanya motif politik yang lebih besar di balik pelaporan terhadap dirinya dan Roy Suryo.
Ia secara blak-blakan menyinggung adanya pengaruh dari kekuatan tertentu yang ia sebut sebagai "Otoritas Solo".
Menurutnya, pelaporan ini merupakan bagian dari upaya sistematis untuk memecah belah kekuatan kritis di masyarakat.
Berita Terkait
-
Eggi Sudjana Polisikan Roy Suryo Usai Bertemu Jokowi, Kuasa Hukum Singgung 'Kendali Solo'
-
Buntut Ucapan 'Tuyul-tuyul', Roy Suryo dan Ahmad Khozinudin Kembali Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
-
'Polda Harus Proses 2 Tuyul', Roy Suryo Tertawa Ngakak Dilaporkan Eggi Sudjana ke Polisi
-
Jadi Saksi Ahli di Kasus Ijazah Jokowi, Rocky Gerung: Ijazahnya Asli, Orangnya yang Palsu!
-
Akankah Rocky Gerung Hadir? Polda Metro Tunggu Kedatangannya Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
PDIP Kritik Pengelolaan Mudik 2026, Sebut Indonesia Masih Tertinggal dari China
-
Mudik Lebaran 2026, KAI Sebut 300 Ribu Tiket Kereta Masih Tersedia
-
Bareskrim Bongkar Peredaran 14 Ton Daging Domba Australia Kedaluwarsa di Jakarta-Tangerang
-
Menlu Iran Abbas Araghchi: Tak Ada Gencatan Senjata, Pembalasan Akan Terus Berlanjut!
-
Viral! Walkot Muslim Kebanggaan Netizen Indonesia Panen Hujatan Setelah Bertemu Komunitas Yahudi
-
Momen Anwar Usman Bacakan Putusan MK Terakhir, Sampaikan Permohonan Maaf dan Pamit Jelang Pensiun
-
Rapper Bobby Vylan Teriakan Kematian untuk Tentara Israel di London, Komunitas Yahudi Ketar-ketir
-
Ledakan Dahsyat di UEA! Rudal Iran Hancurkan Gudang Peluru AS di Al Dhafra
-
Brutal! Rudal Israel Serang Gaza: 13 Orang Tewas, Termasuk Anak-anak dan Ibu Hamil
-
Di Balik Ramainya Mudik Lebaran, Ada Porter yang Hanya Bisa Pulang Sehari