- Pemprov DKI Jakarta membangun infrastruktur penampung air baru, Embung Polor di Kali Angke, Jakarta Barat.
- Pembangunan waduk ini bertujuan mengurangi beban sungai dan mencegah banjir di kawasan Cengkareng saat hujan lebat.
- Selain itu, Pemprov juga mempercepat normalisasi Kali Ciliwung dan pelebaran hilir Kali Cakung Lama.
Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi memutuskan menambah infrastruktur penampung air baru di Jakarta Barat guna mereduksi beban sungai saat hujan lebat.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan pembangunan embung atau waduk akan dilakukan di kawasan Bendung Polor yang berada di aliran Kali Angke.
"Segera dibangun embung atau waduk Polor di Bendung Polor Kali Angke," kata Pramono saat memberikan keterangan di Balai Kota Jakarta, Kamis (29/1/2026).
Langkah tersebut diambil untuk mencegah luapan air yang kerap menggenangi wilayah Cengkareng dan sekitarnya.
Pramono menjelaskan keberadaan waduk berfungsi sebagai area parkir air sementara sebelum dialirkan ke kanal utama.
Tanpa adanya waduk, debit air yang tinggi dari hulu akan langsung membebani kanal pembuangan dan berpotensi memicu banjir.
"Ini dilakukan untuk mengurangi curah hujan yang ada di Kali Angke, supaya tidak semuanya kemudian langsung turun ke Cengkareng Drain," jelasnya.
Selain pembangunan waduk, Pramono sebelumnya juga menginstruksikan percepatan normalisasi dua sungai besar di Jakarta, yakni Kali Ciliwung dan Kali Cakung Lama.
Untuk Kali Ciliwung, Pemprov DKI Jakarta menggandeng Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) guna membangun tanggul atau turap setelah dilakukan pembebasan lahan di bantaran sungai.
Baca Juga: Heboh Kota Tua Jadi Lokasi Syuting Film Lisa BLACKPINK, Begini Penjelasan Pihak Pengelola
Sementara di Kali Cakung Lama, fokus utama proyek adalah mengatasi penyempitan atau bottleneck yang terjadi di hilir, tepatnya di Kali Begog.
Sungai yang semula hanya memiliki lebar sekitar 2 meter tersebut akan diperlebar hingga mencapai 15 meter guna memperlancar aliran air menuju muara.
Berita Terkait
-
Heboh Kota Tua Jadi Lokasi Syuting Film Lisa BLACKPINK, Begini Penjelasan Pihak Pengelola
-
Banjir Jakarta Meluas: 35 RT dan 10 Ruas Jalan Tergenang, Jaktim Terparah
-
Normalisasi Kali Ciliwung Dilanjutkan, Kadis SDA: Bisa Tekan Risiko Banjir 40 Persen
-
Jakarta 'Tenggelam' Lagi, 20 RT dan 5 Jalan Terendam Banjir, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter
-
Sikat Banjir Jakarta, Pramono Anung Kebut Normalisasi Ciliwung yang Sempat Mandek
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 10 Lipstik Paling Laris di Shopee Indonesia, Brand Lokal Mendominasi
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
Terkini
-
PAN Dukung Ambang Batas Parlemen Dihapus Hingga Usul Fraksi Dibatasi
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Merasa Ada yang Memanfaatkan dan Jual Namanya dalam Kasus Suap Ijon Proyek
-
Wamensos Agus Jabo Salurkan Bantuan ATENSI di Desa Pilot Project Gambuhan Pemalang
-
Pekik Syukur dan Tangis Haru Pecah di PN Jakut Usai Hakim Bacakan Vonis Pendemo Agustus
-
Pembangunan Sekolah Rakyat di Tengah Sekolah Rusak: Solusi atau Salah Prioritas?
-
Sumut Darurat Agraria: 450 Konflik Mandek, 1,8 Juta Jiwa Terdampak Bencana Sepanjang 2025
-
Roy Suryo Siap Laporkan Balik Eggi Sudjana, Sebut Ada Strategi Adu Domba 'Otoritas Solo'
-
Heboh Kota Tua Jadi Lokasi Syuting Film Lisa BLACKPINK, Begini Penjelasan Pihak Pengelola
-
Batal Lanjutkan RJ, Penghentian Kasus Hogi Minaya Tinggal Tunggu Surat Kejari Sleman
-
Nyaris Seluruh Faskes di Daerah Bencana Sumatera Berfungsi Normal