- Banjir meluas di Jakarta hingga Kamis malam, merendam 46 RT dan 13 ruas jalan.
- Jakarta Barat dan Timur paling parah terdampak, ketinggian air mencapai 90 hingga 110 sentimeter.
- Warga mulai mengungsi, sementara BPBD kerahkan personel untuk menyedot genangan agar segera surut.
Suara.com - Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak Rabu kemarin memicu banjir di puluhan titik hingga Kamis (29/1/2026) malam.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD DKI Jakarta mencatat sebanyak 46 RT dan 13 ruas jalan kini tergenang air.
Berdasarkan data terkini, wilayah Jakarta Barat menjadi daerah yang paling banyak terdampak dengan total 21 RT yang terendam.
Ketinggian air di wilayah Jakarta Barat bervariasi mulai dari 20 hingga 90 sentimeter akibat luapan Kali Pesanggrahan serta Kali Angke.
Kondisi cukup parah juga terpantau di Jakarta Timur, di mana genangan air di 18 RT mencapai ketinggian hingga 110 sentimeter.
Luapan Kali Ciliwung menjadi penyebab utama banjir di kawasan Jakarta Timur, termasuk di wilayah Kampung Melayu, Cawang, hingga Cililitan.
Peningkatan jumlah wilayah terdampak juga terjadi di Jakarta Utara akibat luapan Kali Nagrak yang mulai merangsek ke permukiman warga.
Banjir yang awalnya hanya menggenangi satu RT di kawasan Rorotan kini meluas ke Cilincing dan Marunda, dengan rentang ketinggian air antara 20 hingga 30 sentimeter.
Selain permukiman, 13 ruas jalan di Ibu Kota juga dilaporkan masih tergenang, seperti Jalan Inspeksi Kirana di kawasan Semper, Jakarta Utara, yang terendam hingga 50 sentimeter.
Baca Juga: Pemerintah Ungkap Aceh Telah Pulih dari Bencana Banjir Sumatera
Sejumlah warga di Kelurahan Kedaung Kali Angke dan Karet Tengsin pun mulai mengungsi ke masjid serta RPTRA terdekat imbas genangan tersebut.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, memberikan keterangan terkait target penanganan genangan.
BPBD DKI Jakarta dan sejumlah dinas terkait telah mengerahkan personel untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan seluruh tali air berfungsi dengan optimal.
"Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," ujar Yohan.
BPBD DKI Jakarta tak henti mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melaporkan kondisi darurat melalui kanal yang tersedia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
IRGC Hancurkan Kapal Perang Amerika Jika Donald Trump Nekat Serang Infrastruktur Vital Iran
-
25 Quotes Hari Buruh untuk Pekerja Kelas Menengah yang Tangguh
-
Kisah Solati: Bekerja, Kuliah, dan Mengabdi di Tengah Kesibukan Sehari-hari
-
Skema Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkir May Day 2026 di Kawasan Monas
-
Israel Cegat Kapal Global Sumud Flotilla di Laut Mediterania Picu Kemarahan PM Malaysia
-
Ojol Desak Prabowo Terbitkan Perpres, Tuntut Skema Bagi Hasil 90:10 di May Day
-
Mojtaba Khamenei Bersumpah Pertahankan Nuklir Iran
-
Mojtaba Khamenei Muncul, Deklarasikan Kemenangan Atas AS Serta Penguasaan Penuh Jalur Selat Hormuz
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!