- BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk DKI Jakarta pada Jumat, 30 Januari 2026, mencakup hujan lebat.
- Jakarta Barat dan Utara berstatus 'Siaga', sementara wilayah lain berstatus 'Waspada' terhadap potensi hujan sedang hingga sangat lebat.
- Ancaman angin kencang dan dampak seperti genangan serta risiko longsor memerlukan langkah antisipasi masyarakat secara dini.
Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini terkait cuaca ekstrem yang membayangi wilayah DKI Jakarta pada Jumat (30/1/2026).
Wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Utara masuk dalam kategori 'Siaga' karena berpotensi diguyur hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat.
Sementara itu, wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, hingga Kepulauan Seribu berada di kategori 'Waspada' dengan potensi hujan intensitas sedang hingga lebat.
Berdasarkan prakiraan berbasis dampak, hujan diprediksi mulai mengguyur dengan intensitas sedang pada dini hari sekitar pukul 04.00 WIB di hampir seluruh titik ibu kota.
Kondisi cuaca serupa diperkirakan akan kembali mencapai puncaknya pada sore hari sekitar pukul 16.00 WIB, khususnya untuk wilayah Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Utara.
Suhu udara di Jakarta diperkirakan berada pada rentang 22 hingga 29 derajat Celcius sepanjang hari.
Tak hanya curah hujan tinggi, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini khusus terkait ancaman angin kencang yang berpotensi menerjang kawasan Jakarta Utara.
Fenomena hidrometeorologi ini dikhawatirkan dapat memicu dampak signifikan seperti genangan, luapan air sungai hingga risiko longsor.
Masyarakat diminta untuk mengantisipasi gangguan pada aktivitas harian, layanan publik serta potensi kerusakan infrastruktur akibat cuaca buruk.
Baca Juga: Modifikasi Cuaca Dituding Bikin Iklim Kacau, BMKG Beri Penjelasan
BMKG menegaskan bahwa langkah antisipasi dini sangat diperlukan oleh setiap warga yang tinggal di zona rawan bencana.
"Kesiapsiagaan adalah kunci dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi dan cuaca ekstrem," bunyi keterangan resmi mereka.
Warga yang melihat atau terdampak bencana juga diimbau untuk segera melapor secara bergotong royong melalui kanal resmi pemerintah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pilot Malaysia Sudah Langganan Selundupkan Narkoba, Dibayar Rp220 Juta Sekali Kirim
-
Survei: Kopi Tetap Jadi Favorit, Tren Minuman Siap Saji Terus Tumbuh
-
Usung Genre Romcom, Drama Korea-Jepang 'Merry Berry Love' Tayang Oktober
-
AS Selidiki Keterlibatan Peretas Iran dalam Serangan Siber Fasilitas Air Minnesota
-
12 Tips Memilih Shade Lipstik Sesuai Warna Pakaian, Biar Makin Serasi dan Stylish
-
BRI Salurkan Pembiayaan Perumahan Rp12,17 Triliun, Presiden Hadiri Akad Massal di Batang
-
Arti Nama Putra Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon, Sarat Makna Indah dan Doa
-
Senna: Drama Biografi yang Menghidupkan Kembali Sang Legenda Formula 1
-
BRI Percepat Pembiayaan Rumah Bagi Masyarakat, Akad Massal Dihadiri Presiden
-
Melihat Budidaya Kakao Jembrana, Emas Cokelat Yang Memikat Pasar Jepang Dan Eropa