- Jampidsus membenarkan penggeledahan rumah mantan menteri terkait dugaan korupsi di Kementerian Kehutanan.
- Penggeledahan berlangsung dua hari di wilayah Matraman, Kemang, Rawamangun, dan Bogor.
- Sebelumnya, penyidik juga telah menggeledah kantor Kementerian Kehutanan pada 7 Januari 2025 silam.
Suara.com - Tim penyidik Jaksa Agung Muda bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung menggeledah sejumlah tempat terkait dugaan tindak pidana korupsi di Kementerian Kehutanan.
Salah satu lokasi yang menjadi sasaran penggeledahan adalah rumah mantan menteri. Adapun penggeledahan dilakukan selama dua hari, yakni 28–29 Januari kemarin.
Jampidsus Febrie Adriansyah membenarkan soal penggeledahan yang dilakukan oleh pihaknya tersebut.
“Benar, penggeledahan terkait kasus korupsi di Kemenhut,” kata Febrie saat dikonfirmasi, Jumat (30/1/2026).
Rentetan penggeledahan tersebut menyasar sejumlah wilayah. Berdasarkan informasi yang dihimpun Suara.com, pada Rabu (28/1/2026) lalu, penyidik menggeledah lokasi di wilayah Matraman, Jakarta Timur, dan Kemang, Jakarta Selatan.
Kegiatan berlanjut pada Kamis (29/1/2026) kemarin, di mana penyidik kembali melakukan penggeledahan di sejumlah wilayah seperti Rawamangun, Jakarta Timur, dan kawasan Bogor, Jawa Barat.
Sebelumnya, penyidik Jampidsus juga sempat menggeledah kantor Kementerian Kehutanan pada Rabu (7/1/2025) silam.
Saat itu, penyidik yang mendapat pengawalan dari aparat TNI membawa sejumlah dokumen dari ruang kerja Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan untuk dilakukan pencocokan.
Baca Juga: Yaqut Diperiksa KPK, Gus Yahya: Semua Tahu Dia Adik Saya, Silakan Diproses!
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
PDIP Kritik Pengelolaan Mudik 2026, Sebut Indonesia Masih Tertinggal dari China
-
Mudik Lebaran 2026, KAI Sebut 300 Ribu Tiket Kereta Masih Tersedia
-
Bareskrim Bongkar Peredaran 14 Ton Daging Domba Australia Kedaluwarsa di Jakarta-Tangerang
-
Menlu Iran Abbas Araghchi: Tak Ada Gencatan Senjata, Pembalasan Akan Terus Berlanjut!
-
Viral! Walkot Muslim Kebanggaan Netizen Indonesia Panen Hujatan Setelah Bertemu Komunitas Yahudi
-
Momen Anwar Usman Bacakan Putusan MK Terakhir, Sampaikan Permohonan Maaf dan Pamit Jelang Pensiun
-
Rapper Bobby Vylan Teriakan Kematian untuk Tentara Israel di London, Komunitas Yahudi Ketar-ketir
-
Ledakan Dahsyat di UEA! Rudal Iran Hancurkan Gudang Peluru AS di Al Dhafra
-
Brutal! Rudal Israel Serang Gaza: 13 Orang Tewas, Termasuk Anak-anak dan Ibu Hamil
-
Di Balik Ramainya Mudik Lebaran, Ada Porter yang Hanya Bisa Pulang Sehari