IDAI Ingatkan Lonjakan Penyakit Anak di Musim Hujan: Waspada Super Flu hingga Bahaya Zat Kimia

Jum'at, 30 Januari 2026 | 22:19 WIB
Sejumlah warga beraktivitas saat turun hujan di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Selasa (13/1/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
BACA 10 DETIK
  • IDAI mengimbau orang tua waspada penyakit saat musim hujan karena kelembaban tinggi memicu pertumbuhan mikroorganisme berbahaya.
  • Penyakit seperti influenza, HFMD, campak, diare, dan Leptospirosis mengancam akibat polusi dan sanitasi buruk saat banjir.
  • Pencegahan meliputi higiene diri ketat, keamanan pangan, ventilasi baik, serta melengkapi imunisasi anak sesuai anjuran medis.

Krisis Sanitasi dan Risiko Fatal Leptospirosis

Di sisi lain, buruknya  sanitasi saat banjir memicu lonjakan penyakit diare hingga lima kali lipat akibat kontaminasi bakteri E. coli, Shigella, dan Salmonella. 

Selain itu, ancaman Leptospirosis dari urin hewan di air banjir tetap tinggi karena kondisi Indonesia yang sangat lembab (70-90%) pada suhu 28 sampai 30 derajat celcius. 

Bahkan angka kematiannya di Indonesia mencapai 2,5 hingga 16 persen di musim penghujan.

"Leptospirosis ini dari Kementerian Kesehatan juga mengingatkan, di Indonesia kematiannya itu tinggi dan angka kematian yang tinggi ini terutama di musim penghujan," pungkasnya.

Panduan Pencegahan untuk Orang Tua

Untuk meminimalisir risiko penyakit pada anak, IDAI memberikan langkah-langkah pencegahan praktis:

  • Higiene Diri: Cuci tangan rutin dengan sabun atau hand-sanitizer alkohol, serta segera ganti pakaian setelah basah.
  • Keamanan Pangan: Konsumsi makanan yang baru dimasak, bersih, buah yang dikupas, dan pastikan air minum aman dikonsumsi.
  • Lingkungan & Fisik: Pastikan rumah memiliki ventilasi baik, pertahankan suhu tubuh agar hangat, cegah gigitan nyamuk, dan rutin berolahraga.
  • Tindakan Preventif Medis: Hindari kehujanan, berjalan di genangan banjir, atau tempat ramai saat wabah, serta lengkapi imunisasi anak sesuai anjuran (terutama campak dan influenza).

IDAI mengimbau orang tua untuk tidak meremehkan gejala awal penyakit pada anak dan segera melakukan konsultasi medis jika kondisi anak menurun selama musim penghujan ini. (Dinda Pramesti K)

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com